Orang Tua Wajib Tahu Nih, Cara Hadapi Anak Tantrum

Minggu, 9 Oktober 2022 | 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alih-alih memaksa anak untuk tenang, orangtua dapat bertanya aktivitas mana yang lebih mereka sukai. Hal ini dapat merangsang otak si kecil untuk berpikir dan memicu pelepasan hormon dopamin (perasaan baik).

Hormon tersebut dapat mengurangi stres dan meningkatkan minatnya pada objek atau peristiwa yang baru disajikan. Sebagai contoh, saat anak tidak ingin makan malam, alih-alih memaksanya, orangtua dapat meminta si kecil untuk memilih menyantap daging atau sayuran terlebih dahulu.

2. Terima emosi si kecil

Ketika periode tantrum dimulai, seorang balita dibanjiri emosi yang mengendalikan otak mereka. Kondisi ini tidak dapat dihadapi dengan penalaran ala orangtua. Hal yang diperlukan para ayah dan ibu adalah menerima emosi si kecil dan tetap berada di sampingnya selama periode tantrum.

Baca Juga:  Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Saat anak rewel, menangis, atau mengutarakan emosinya dengan meletup-letup, jangan paksa mereka untuk menjelaskan kondisinya. Pertanyaan-pertanyaan yang Anda ajukan kemungkinan membuat mereka semakin kesal.

3. Bantu anak mengembalikan keseimbangan emosional dan belajar mengatur diri

Orang tua dapat membantu mengembalikan keseimbangan hormonal dalam tubuh anak dengan cara menggendong atau memeluknya. Berpegangan tangan atau berpelukan dapat mengaktifkan sistem penenang dalam tubuh si kecil dan memicu produksi hormon oksitosin yang berkaitan dengan perasaan cinta, kasih sayang, dan emosi yang baik.

Baca Juga:  Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Beberapa afirmasi positif seperti; “Iya, mama tahu, nak”, “Kamu pasti merasa sangat sedih,” atau “Saya sangat menyesal karena kamu terluka,” adalah cara yang cukup baik untuk membuat si kecil merasa aman dan dimengerti.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB