Musrenbangcam Negeri Agung, Sekda Velli Ingatkan Warga Waspada Deteksi Dini Bencana Alam Banjir 

Selasa, 10 Februari 2026 | 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAYKANAN -Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Negeri Agung yang digelar di Aula Kecamatan Negeri Agung, Selasa (10/02/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Velli menyampaikan evaluasi capaian kinerja pembangunan di Kecamatan Negeri Agung berdasarkan data pemutakhiran rata-rata Nilai Indeks Desa (ID) Tahun 2025. Disebutkan bahwa Kecamatan Negeri Agung berada pada angka 74,14, masih di bawah rata-rata Indeks Desa tingkat Kabupaten Way Kanan yang mencapai 77,67.

Dari total 20 Kampung yang ada di Kecamatan Negeri Agung, sebanyak 4 Kampung telah berstatus Mandiri dan 10 Kampung berstatus Maju. Namun demikian, masih terdapat 6 Kampung berstatus Berkembang yang perlu menjadi perhatian serius untuk ditingkatkan statusnya melalui perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan yang lebih terarah dan kolaboratif. Capaian tertinggi diraih Kampung Rejo Sari dengan skor 88,98, disusul Kampung Kalipapan dengan skor 87,09.

Baca Juga:  Waspada Hoaks di Era Digital: Amelia Anggraini Tekankan Disiplin Verifikasi sebagai Benteng Ruang Publik

Selain fokus pada peningkatan Indeks Desa, Sekda Velli  juga mengingatkan pentingnya antisipasi terhadap potensi bencana. Camat dan para Kepala Kampung diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap risiko banjir. Seluruh aparatur kampung dan masyarakat dihimbau untuk proaktif bergotong royong melakukan normalisasi drainase serta memastikan fungsi embung desa berjalan optimal guna melindungi aset dan keselamatan warga.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Way Kanan hingga saat ini masih sangat bergantung pada pendapatan transfer, yakni sekitar 90 persen bersumber dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Pada Tahun 2026, pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp164 miliar dibandingkan Tahun 2025 akibat kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) yang mencakup Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), serta Dana Desa, sebagaimana tertuang dalam Surat Kementerian Keuangan Nomor S-62/PK/2025.

Baca Juga:  Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Dengan berkurangnya dana transfer tersebut, dalam penyusunan APBD Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Way Kanan memprioritaskan belanja wajib dan mengikat, meliputi gaji dan tunjangan ASN termasuk pengangkatan PPPK Paruh Waktu, belanja operasional rutin, belanja mandatory pendidikan sebesar 20 persen dan kesehatan sebesar 10 persen, Alokasi Dana Kampung termasuk SILTAP dan insentif perangkat kampung, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ketertiban umum.

Di tengah keterbatasan fiskal tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat sinergi dan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat melalui pengusulan program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, guna mewujudkan Kabupaten Way Kanan yang mandiri dan sejahtera.


Penulis : Romy


Editor : Desty


Sumber Berita : Way Kanan

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Pak Kapolda, Pelaku Pemerkosaan Hingga Melahirkan di Merbau Mataram tak Kunjung Ditangkap
MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan
Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani
ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI
PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka
Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Ada Upaya Membungkam Wartawan
MUHASABAH: Musibah Itu Pengingat!
Penundaan Akses Akun Anak, Upaya Menjaga Masa Depan Generasi Bangsa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 00:40 WIB

Pak Kapolda, Pelaku Pemerkosaan Hingga Melahirkan di Merbau Mataram tak Kunjung Ditangkap

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:48 WIB

MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:43 WIB

Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:38 WIB

ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:05 WIB

PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:48 WIB

#indonesiaswasembada

Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:43 WIB

#indonesiaswasembada

ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:38 WIB

#indonesiaswasembada

PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka

Minggu, 8 Mar 2026 - 18:05 WIB