Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Ada Upaya Membungkam Wartawan

Sabtu, 7 Maret 2026 | 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, kembali memanas. Kali ini muncul dugaan upaya pembungkaman terhadap wartawan yang memberitakan persoalan tersebut.

Sejumlah orang yang diduga merupakan utusan dari oknum Kepala SMAN 1 Abung Selatan disebut-sebut menghubungi wartawan dengan tujuan meredam pemberitaan terkait dugaan carut marut pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa utusan tersebut meminta agar pemberitaan terkait dugaan penyimpangan dana BOS serta isu kedisiplinan guru yang jarang masuk mengajar tidak lagi dilanjutkan.

Bahkan, mereka diduga memberikan iming-iming sejumlah uang kepada awak media agar pemberitaan dihentikan. Nilai uang yang ditawarkan disebut mencapai jutaan rupiah.

Tak hanya melalui perantara, oknum Kepala SMAN 1 Abung Selatan juga sebelumnya diduga secara langsung meminta agar pemberitaan dihentikan. Ia bahkan disebut menjanjikan sejumlah uang sebagai bentuk “penyelesaian”.

Namun upaya tersebut tidak mendapat tanggapan dari wartawan yang bersangkutan.

Merasa tidak direspons, oknum kepala sekolah diduga kembali mencoba mencari jalan lain dengan meminta bantuan perwakilan dari komite sekolah untuk menghubungi wartawan.

Baca Juga:  Antrean dan Higienitas Jadi Kendala Minor Prasmanan MBG Lampung Utara

Dalam rekaman percakapan yang beredar, seseorang yang mengaku sebagai perwakilan dari internal sekolah meminta agar pemberitaan tidak lagi dilanjutkan. Ia juga disebut menawarkan sejumlah uang sebagai bentuk “apresiasi”.

Selain itu, oknum Kepala SMAN 1 Abung Selatan berinisial H juga sempat mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp kepada wartawan.

Dalam pesan yang dikirim pada Jumat malam (6/3/2026) tersebut, ia meminta agar pemberitaan dihentikan.

“Laju gak berhenti kamu orang ini bulan puasa sudah dulu. Saya salah apa dengan kalian, sudah itikad baik menyelesaikan masalah, sekarang malah menjadi-jadi,” tulisnya dalam pesan percakapan.

Ia juga mengklaim telah ada komitmen penyelesaian yang diduga berkaitan dengan pemberian sejumlah uang kepada wartawan.

“Terserah kalian saja, kalau mau dananya hasil komitmen kemarin ambil di rumah. Besok saya tidak ke sekolah, atau kabari dimana (bertemu),” lanjut isi pesan tersebut.

Namun klaim adanya komitmen damai dengan pemberian uang itu langsung dibantah oleh awak media. Wartawan yang melakukan peliputan menegaskan tidak pernah menyinggung ataupun meminta imbalan finansial selama melakukan investigasi terkait dugaan penyimpangan dana BOS di sekolah tersebut.

Baca Juga:  Elfianah: KLA Mesuji Kejar Predikat Nindya

Sementara itu, Ketua Umum LSM KPPP, Nasril Subandi, mendesak agar aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan audit serta investigasi terhadap pengelolaan dana BOS di SMAN 1 Abung Selatan guna memastikan transparansi penggunaan anggaran pendidikan.

Nasril juga mengecam cara-cara yang diduga dilakukan oknum kepala sekolah untuk meredam pemberitaan. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi mencederai kebebasan pers yang dijamin undang-undang.

“Pers merupakan pilar keempat demokrasi yang memiliki peran penting dalam melakukan kontrol sosial, termasuk dalam pengawasan pengelolaan anggaran pendidikan. Upaya membungkam wartawan dengan iming-iming uang jelas tidak dapat dibenarkan,” tegas Nasril.

Ia meminta agar aparat penegak hukum tidak hanya menelusuri dugaan penyimpangan dana BOS, tetapi juga menindaklanjuti dugaan upaya suap terhadap wartawan tersebut.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung
Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:31 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung

Minggu, 1 November 2026 - 06:30 WIB

Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 1 November 2026 - 05:16 WIB

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Berita Terbaru

Berita Utama

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:16 WIB

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB