Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Jumat, 6 Maret 2026 | 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Butuh komitmen dan kerja nyata semua pihak untuk mewujudkan upaya yang lebih baik dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja.

“Dibutuhkan langkah nyata yang lahir dari komitmen bersama yang kuat untuk membangun mekanisme pencegahan dan penanganan kesehatan jiwa bagi generasi penerus bangsa,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3).

Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak ditandatangani oleh sembilan menteri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kamis (5/3).

Hadir menandatangani SKB itu adalah Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Baca Juga:  DPRD Lampung Utara Akui Ada Pengembalian Temuan BPK

Menurut Lestari, SKB yang ditandatangani sembilan menteri itu harus mampu menumbuhkan komitmen kuat pihak-pihak terkait untuk membangun ekosistem yang mendukung perkembangan jiwa anak dan remaja ke arah yang lebih baik.

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa efektivitas kerja sama para pihak terkait untuk membangun kesehatan jiwa yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa harus segera terwujud, mengingat tren kasus bunuh diri remaja yang meningkat.

Data Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat kasus bunuh diri pada kelompok usia anak (0-15 tahun) meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun, yaitu dari 604 kasus pada 2022 menjadi 1.498 kasus pada 2024.

Selain itu, Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) pada 2024, tercatat 62,19% anak dengan masalah kesehatan jiwa juga mengalami kekerasan dalam 12 bulan terakhir.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPR Saan Mustofa Target RUU Perampasan Aset Akan Selesai Tahun ini

Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, upaya mewujudkan penguatan fungsi keluarga dan pengasuhan positif di tengah masyarakat yang menjadi salah satu tujuan SKB tentang Kesehatan Jiwa itu, bukan hal yang mudah.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap upaya yang dilakukan para menteri tidak sebatas menandatangani SKB, tetapi lebih dari itu sejumlah keputusan yang telah diambil harus segera direalisasikan dengan langkah nyata.

Sehingga, tegas Rerie, rentetan kasus kekerasan dan bunuh diri anak bisa segera ditekan dan diatasi, sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing di masa depan.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka
Indonesia Usulkan Belajar AI ke Negeri China
Komunitas Pemuda China-ASEAN 2026 Ruang Dialog Diplomat Indonesia
Ledakan di Restoran Moskow, 3 Tewas dan 21 Luka-luka
Trump Tunda Serangan, Katanya Permintaan Iran?
Inspiratif: Pabrik Tua Jadi Cuan
KKN Transformatif UIN RIL Dilepas, Ikut Membenahi Bandar Lampung
Pabowo Bisa Jadi Juru Damai di Semenanjung Korea

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:52 WIB

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Indonesia Usulkan Belajar AI ke Negeri China

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Komunitas Pemuda China-ASEAN 2026 Ruang Dialog Diplomat Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Ledakan di Restoran Moskow, 3 Tewas dan 21 Luka-luka

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Trump Tunda Serangan, Katanya Permintaan Iran?

Berita Terbaru

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships

#indonesiaswasembada

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka

Minggu, 2 Agu 2026 - 21:52 WIB


Badri Munir Sukoco (depan, kedua dari kiri), sekretaris jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (RI), dan para pejabat serta hadirin lainnya berfoto bersama dalam Pekan Kerja Sama Pendidikan China-ASEAN (China-ASEAN Education Cooperation Week) 2026 di Guiyang, ibu kota Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xin)

#indonesiaswasembada

Indonesia Usulkan Belajar AI ke Negeri China

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:36 WIB

#indonesiaswasembada

Komunitas Pemuda China-ASEAN 2026 Ruang Dialog Diplomat Indonesia

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:30 WIB

Bom Moscow 3 Tewas [Ins]

#indonesiaswasembada

Ledakan di Restoran Moskow, 3 Tewas dan 21 Luka-luka

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:47 WIB

Trump Hentikan Serangan

#indonesiaswasembada

Trump Tunda Serangan, Katanya Permintaan Iran?

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:29 WIB