Lestari Moerdijat: Kemudahan Akses Pendidikan Bermutu Kunci Utama Pemberdayaan Perempuan

Senin, 6 April 2026 | 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Dukung upaya pemberdayaan perempuan melalui kemudahan akses dan pendidikan berkualitas bagi setiap warga negara, termasuk bagi perempuan.

“Pemberdayaan perempuan tidak bisa dipisahkan dari akses dan mutu pendidikan. Ini adalah jalan utama membuka pengetahuan, membangun kepercayaan diri, dan memperluas ruang kepemimpinan perempuan,” ujar Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/4).

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi mencanangkan bulan April 2026 sebagai Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan.

Pencanangan yang berlangsung di Kantor Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Rabu (1/4), mengusung tema “Pemberdayaan Perempuan: Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Menurut Lestari, langkah progresif ini merupakan respons strategis terhadap berbagai tantangan fundamental yang masih membayangi kaum perempuan di Indonesia.

Baca Juga:  Ketua MPR RI A Muzani: Pentingnya Rawat Persaudaraan

Pada 2025, skor Indeks Kesenjangan Gender (Gender Gap Index) Indonesia yang dilaporkan pada World Economic Forum (WEF) tercatat 0,692.

Dengan capaian itu, Indonesia berada di peringkat ke-97 dunia dari 148 negara, dan menempati posisi ke-7 dari 10 negara ASEAN.

Kondisi itu, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, menunjukkan tingkat kesetaraan gender yang relatif rendah atau berada di peringkat menengah-bawah dalam lingkup global.

“Ini pekerjaan rumah besar kita. Pendidikan yang bermutu adalah fondasi untuk mengubah angka ini, agar perempuan tidak hanya hadir, tetapi juga memimpin dalam pengambilan keputusan,” tegas Rerie.

Diakui Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Angka Partisipasi Sekolah (APS) penduduk perempuan usia 7-18 tahun konsisten lebih tinggi jika dibandingkan dengan laki-laki, yaitu mencapai 99,42% pada kelompok 7-12 tahun dan 79,56% pada kelompok 16-18 tahun.

Baca Juga:  Ketua MPR RI: Arsip Konstitusi Rekam Jejak Perjalanan Indonesia Membangun Negara

“Meski akses pendidikan sudah baik, kita masih menghadapi kesenjangan di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM). Data ILO 2024 mencatat perempuan lulusan STEM hanya 35% dan yang bekerja di sektor yang sama hanya 8%. Padahal, STEM adalah sektor kunci masa depan,” ungkap Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Rerie sangat berharap, dengan adanya berbagai upaya pemberdayaan perempuan melalui peningkatan akses pendidikan, akan lahir

para perempuan yang lebih berdaya saing, berkompeten, dan siap mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara


Sumber Berita : MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Elfianah Benahi Infrastruktur Jalan, Petani Padi di Mesuji Sumringah
BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia
PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina
Tugas Gubernur BI Baru: Likuiditas, Suku Bunga, dan Target Pertumbuhan 6 Persen
Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana
Kepsek SLB Negeri Sukamaju Klarifikasi; Ijazah Proses Pencetakan
Pertukaran Budaya Tiongkok-Mesir Berkembang Pesat
Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 05:46 WIB

Elfianah Benahi Infrastruktur Jalan, Petani Padi di Mesuji Sumringah

Kamis, 3 September 2026 - 23:34 WIB

BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIB

PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Tugas Gubernur BI Baru: Likuiditas, Suku Bunga, dan Target Pertumbuhan 6 Persen

Kamis, 3 September 2026 - 17:37 WIB

Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Elfianah Benahi Infrastruktur Jalan, Petani Padi di Mesuji Sumringah

Jumat, 4 Sep 2026 - 05:46 WIB

Momentum pengembangan ekosistem RMB semakin kuat setelah Bank Indonesia dan PBOC menandatangani Nota Kesepahaman mengenai pembentukan pengaturan kliring RMB di Indonesia pada 11 Juni 2026. Selanjutnya, pada 26 Juni 2026, BOC Hong Kong Cabang Jakarta memperoleh otorisasi untuk ditunjuk sebagai RMB Clearing Bank di Indonesia.

#indonesiaswasembada

BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Kamis, 3 Sep 2026 - 23:34 WIB


Seorang warga Palestina memadamkan api pada sebuah kendaraan yang hancur akibat serangan drone Israel di kawasan permukiman Tel al-Hawa, Gaza City, pada 31 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina

Kamis, 3 Sep 2026 - 22:20 WIB

Gubernur DKI Evakuasi Kadisdik [EK]

#indonesiaswasembada

Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:37 WIB