KKN UIN RIL Berhasil Bangun Lubang Resapan Biopori dan Tanam Ribuan Pohon

Senin, 11 Agustus 2025 | 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Suasana semarak dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan program konservasi lingkungan yang digelar serentak oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung pada Minggu (10/8). Dalam aksi tersebut, sebanyak 11.750 bibit pohon dan 23.500 lubang resapan biopori ditanam di berbagai titik lokasi pengabdian mahasiswa, sebagai wujud kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan dan pengendalian banjir di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya.

Program ini melibatkan seluruh jenis KKN, mulai dari KKN Lingkar Kota, Tematik Mengajar, PPPA, hingga Dakwah Humanis. Mahasiswa bekerja serentak di wilayah pengabdian masing-masing, dengan puncak kegiatan dipusatkan di Lapangan Kalpataru, Kecamatan Kemiling, Kelurahan Beringin Raya.

Hadir dalam acara puncak, Wali Kota Bandar Lampung H. Eva Dwiana, S.E., M.H., Rektor UIN RIL Prof. Wan Jamaludin, M.Ag., Ph.D., Kepala Bappeda, pejabat pemerintah kota, seluruh staf UIN RIL, serta perwakilan dari 235 kelompok KKN. Sebagai tuan rumah acara, Kelompok KKN 25–34 dan KKN Lingkar Kampus 911 bertugas sebagai panitia pendamping untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Intensifkan Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis di Tanggamus

Dalam sambutannya, Rektor UIN Raden Intan Lampung menegaskan bahwa tema KKN tahun ini dipilih dengan mempertimbangkan relevansi terhadap isu-isu lingkungan global sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama yang menekankan pentingnya pendidikan lingkungan hidup di perguruan tinggi.

“Kegiatan KKN ini bukan hanya pengabdian rutin, tetapi merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga kelestarian alam. UIN RIL siap mendukung penuh program Wali Kota dalam menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang hijau dan berkelanjutan,” ujar Rektor.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengapresiasi inisiatif mahasiswa UIN RIL dan mengajak generasi muda untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah kota. Ia menekankan bahwa peran aktif anak muda sangat penting dalam menjaga lingkungan, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko banjir.

“Saya optimistis, jika kita bergerak bersama, Bandar Lampung bisa menjadi kota maju yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan bagi daerah lain di Indonesia,” ungkap Eva Dwiana.

Baca Juga:  World Robot Conference 2026 Resmi Dibuka di Beijing

Rangkaian kegiatan di Lapangan Kalpataru diisi dengan penanaman pohon secara simbolis, pemasangan lubang resapan biopori, serta pameran foto KKN Terintegrasi yang menampilkan karya terbaik mahasiswa dari berbagai lokasi pengabdian. Dalam kesempatan itu, panitia juga mengumumkan 20 nominasi lomba fotografi yang akan bersaing memperebutkan gelar juara pada penutupan KKN mendatang.

Aksi penghijauan dan pembuatan biopori ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari peningkatan kualitas udara, penguatan ekosistem lokal, hingga mengurangi genangan air saat musim hujan. UIN RIL berkomitmen menjadikan kegiatan serupa sebagai tradisi tahunan yang tidak hanya membekas di hati mahasiswa, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

 


Penulis : Afif Rifqi Yonada / Rizky Nurdiansyah


Editor : Ahmad Novriwan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

“Bus Sekolah Air” Gratis di Bo’ai, Tiongkok
Tingkatkan Pajak , Pemerintah Perluas Basis Ekonomi Digital Dan Shadow Economy 
Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:57 WIB

“Bus Sekolah Air” Gratis di Bo’ai, Tiongkok

Kamis, 3 September 2026 - 09:33 WIB

Tingkatkan Pajak , Pemerintah Perluas Basis Ekonomi Digital Dan Shadow Economy 

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Berita Terbaru


Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 30 Agustus 2026 ini menunjukkan sejumlah kapal feri mengangkut para murid menuju sekolah di Bo'ai, wilayah Funing, Prefektur Otonom Etnis Zhuang dan Miao Wenshan, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

“Bus Sekolah Air” Gratis di Bo’ai, Tiongkok

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:57 WIB

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB