Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto yang diabadikan pada 30 September 2026 ini memperlihatkan upacara pembukaan Indonesia International Book Fair 2026 di Jakarta. (Xinhua)

Foto yang diabadikan pada 30 September 2026 ini memperlihatkan upacara pembukaan Indonesia International Book Fair 2026 di Jakarta. (Xinhua)

JAKARTA-Para penerbit Tiongkok menemukan peluang yang semakin besar di Indonesia, dengan perusahaan-perusahaan penerbitan lokal mulai menjajaki buku-buku dari Tiongkok, kerja sama hak cipta, serta teknologi percetakan, sementara pembaca Indonesia menunjukkan minat yang semakin tinggi terhadap buku-buku berbahasa Mandarin.

Dalam ajang Indonesia International Book Fair 2026, penerbit Indonesia, Gema Insani, berdiskusi dengan Beijiao Tongqu dari Tiongkok untuk memperoleh hak penerbitan beberapa buku sains anak-anak, termasuk judul-judul yang menampilkan astronaut dan elemen interaktif. Ecky, manajer pemasaran dan hak cipta Gema Insani, mengatakan bahwa kedua perusahaan sebelumnya telah bertemu di Shanghai dan Kuala Lumpur sebelum melanjutkan pembicaraan di Jakarta.

“Saat ini kami dalam tahap finalisasi. Ada beberapa judul yang kami minati untuk diterbitkan di Indonesia, khususnya buku anak-anak,” tutur Ecky kepada Xinhua dalam sebuah wawancara.

Penerbit Indonesia tersebut terutama tertarik pada fitur-fitur interaktif yang masih relatif jarang ditemukan di Indonesia, termasuk mekanisme buka-tutup (flip-flap), elemen 3D, bagian yang dapat digeser, serta komponen berbahan tali. Ecky mengatakan kemampuan percetakan Tiongkok juga dapat memberikan keuntungan dari segi biaya.

Baca Juga:  Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial

“Tiongkok memiliki banyak inovasi yang bagus. Dan kami sedang berupaya membeli hak ciptanya,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa kedua perusahaan sedang mempertimbangkan apakah buku-buku tersebut akan dicetak di Indonesia atau Tiongkok.

Pembicaraan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama antara penerbit Tiongkok dan Indonesia berkembang melampaui sekadar penjualan buku, mencakup pula pemberian lisensi hak cipta, adaptasi, serta potensi produksi bersama. Ecky mengatakan acara-acara semacam itu juga memberikan kesempatan bagi penerbit Indonesia untuk membawa karya mereka ke pasar internasional,

Minat terhadap buku-buku berbahasa Mandarin juga mulai tumbuh di kalangan pembaca Indonesia. Elvina, seorang mahasiswi di Jakarta yang telah mempelajari bahasa Mandarin sejak SMA, mengunjungi pameran tersebut khusus untuk mencari karya fiksi berbahasa Mandarin serta bahan bacaan lainnya.

“Saya sebenarnya sangat senang karena akhirnya saya bisa memiliki akses untuk membeli dan melihat lebih banyak buku berbahasa Mandarin,” kata Elvina.

Baginya, buku berbahasa Mandarin menawarkan lebih dari sekadar sarana untuk berlatih bahasa. Dia juga mengoleksinya sebagai bahan bacaan dan mengapresiasi keunikan visual serta nilai sastranya. Menurutnya, beberapa buku Tiongkok memiliki warna yang lebih cerah dan ilustrasi yang lebih beragam.

Baca Juga:  Korban Tewas di Nepal jadi 1.403 Jiwa, 6.150 Masih Hilang

Penerbit Tiongkok juga memperkuat hubungan jangka panjang dengan mitra-mitra di Indonesia. Chen Changhai, manajer umum Beijiao Children Joy Education & Technology, mengatakan bahwa perusahaannya telah beroperasi di pasar Indonesia selama beberapa tahun dan telah menghadirkan lebih dari 400 judul buku anak-anak baru.

“Kami melihat pasar penerbitan Indonesia, khususnya penerbitan buku anak-anak, memiliki potensi besar dan perkembangannya sangat dinamis,” ujar Chen.

Kerja sama dengan penerbit Indonesia telah berkembang dari yang semula sebatas transaksi hak cipta menjadi penelitian dan pengembangan bersama, yang menunjukkan semakin besarnya peluang bagi industri penerbitan kedua negara untuk menciptakan dan berbagi konten lintas negara, imbuh Chen. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz
Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat
Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 ‘Oleh-oleh’
Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’
Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan
Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian
Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’
KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 ‘Oleh-oleh’

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 30 September 2026 ini memperlihatkan upacara pembukaan Indonesia International Book Fair 2026 di Jakarta. (Xinhua)

Berita Utama

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:13 WIB

Berita Utama

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:08 WIB

Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan orang-orang bereaksi di sebuah pasar setelah serangan udara, yang diduga dilakukan Arab Saudi, menargetkan pasar tersebut di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:07 WIB

Ken-Stanislus; Sahabat Perjuangan

Berita Utama

Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Minggu, 4 Okt 2026 - 11:03 WIB