Korban Tewas di Nepal jadi 1.403 Jiwa, 6.150 Masih Hilang

Kamis, 17 September 2026 | 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah helikopter terbang di atas area yang terdampak tanah longsor di sepanjang Sungai Trishuli di Nuwakot, Nepal, pada 29 Agustus 2026. (Xinhua)

Sebuah helikopter terbang di atas area yang terdampak tanah longsor di sepanjang Sungai Trishuli di Nuwakot, Nepal, pada 29 Agustus 2026. (Xinhua)

KATHMANDU-Jumlah korban tewas akibat tanah longsor dahsyat di Nepal telah mencapai 1.403 jiwa, sementara 6.150 orang masih hilang, demikian disampaikan Otoritas Mitigasi dan Manajemen Risiko Bencana Nasional pada Rabu (16/9).

Empat jenazah dan satu bagian tubuh ditemukan di sebuah terowongan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Chilime di Distrik Rasuwa pada Rabu, seiring berlanjutnya operasi pencarian dan penyelamatan.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Menurut laporan terbaru pihak berwenang, sejauh ini 13.742 orang telah diselamatkan. Sebanyak 2.096 orang saat ini mengungsi di 29 pusat penampungan di distrik Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading.

Bencana tanah longsor tersebut melanda tiga distrik tersebut pada 26 Agustus, menyebabkan banyak korban jiwa serta kerusakan luas pada rumah, infrastruktur, dan sejumlah proyek PLTA.[]

Baca Juga:  Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Penulis : Romy Agus


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil
Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 - 07:23 WIB

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 Nov 2026 - 09:36 WIB

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB


Seorang remaja mengikuti pelatihan tinju saat pembukaan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada 6 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Minggu, 8 Nov 2026 - 07:23 WIB

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB