30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 | 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto hasil tangkapan layar yang bersumber dari Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan kehancuran akibat dugaan serangan udara Arab Saudi yang menyasar sebuah pasar di Taiz. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Foto hasil tangkapan layar yang bersumber dari Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan kehancuran akibat dugaan serangan udara Arab Saudi yang menyasar sebuah pasar di Taiz. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

SANAA-Sedikitnya 30 orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam serangan terhadap sebuah pasar yang ramai di Provinsi Taiz, Yaman barat daya, pada Jumat (6/11), demikian dilaporkan saluran televisi al-Masirah yang dikelola Houthi, di tengah saling tuding antara pemerintah Yaman dan kelompok Houthi terkait pihak yang bertanggung jawab.

Saluran televisi itu menyebutkan tiga serangan udara Arab Saudi menghantam pasar Al-Hadarah di Distrik Al-Wazi’iyah, Taiz, pada pagi hari saat pasar sedang dipadati pembeli. Jumlah korban masih bersifat sementara karena tim penyelamat masih terus melakukan pencarian di antara puing-puing, imbuhnya.

Juru bicara militer Houthi Yahya Sarea menuduh pesawat tempur Arab Saudi sebagai pelaku serangan tersebut, seraya memperingatkan bahwa apa yang disebutnya sebagai “pembantaian” itu tidak akan dibiarkan tanpa balasan.

Baca Juga:  Lelang Aset Eks Kantor Imigrasi Kotabumi Disinyalir Langgar Prosedural

Namun, otoritas setempat di Taiz yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menyalahkan Houthi atas serangan tersebut, menurut kantor berita Saba yang dikelola pemerintah Yaman.

Dalam sebuah pernyataan, otoritas membantah adanya serangan udara di Distrik Al-Wazi’iyah pada Jumat, seraya menuding Houthi membahayakan kawasan permukiman melalui serangan rudal tanpa pandang bulu. Mereka menyerukan penyelidikan teknis independen untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab.

Secara terpisah, Sarea mengatakan dalam pernyataan yang diunggah di platform media sosial X bahwa pesawat tempur dan rudal Arab Saudi telah melancarkan 67 serangan di lima provinsi Yaman dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga:  Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi

Insiden mematikan ini terjadi di tengah semakin intensifnya pertempuran antara Houthi dan pasukan pemerintah yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi, di samping serangan udara di berbagai penjuru Yaman serta serangan rudal dan drone Houthi di dalam wilayah Arab Saudi.

Yaman dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa, sehingga mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi untuk melakukan intervensi pada 2015 guna mendukung pemerintah Yaman. []


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 - 07:23 WIB

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Berita Terbaru


Seorang remaja mengikuti pelatihan tinju saat pembukaan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada 6 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Minggu, 8 Nov 2026 - 07:23 WIB

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB