Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan orang-orang bereaksi di sebuah pasar setelah serangan udara, yang diduga dilakukan Arab Saudi, menargetkan pasar tersebut di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)

Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan orang-orang bereaksi di sebuah pasar setelah serangan udara, yang diduga dilakukan Arab Saudi, menargetkan pasar tersebut di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)

SANAA-Ledakan keras mengguncang ibu kota Yaman, Sanaa, yang dikuasai oleh kelompok Houthi pada Sabtu (3/10) malam waktu setempat, menyusul laporan dari stasiun televisi al-Masirah yang dikelola Houthi mengenai serangan udara baru Arab Saudi terhadap kota tersebut.

Seorang warga Sanaa, yang berbicara kepada Xinhua dengan syarat anonimitas, mengatakan bahwa deru pesawat tempur terdengar di udara saat ledakan-ledakan kuat menggema di seluruh penjuru ibu kota itu, menggetarkan kaca jendela dan mengguncang bangunan.

“Ledakan-ledakan itu sangat dahsyat hingga tanah di bawah kami terasa bergetar,” kata warga tersebut. “Rasanya seperti gempa bumi. Kaca jendela kami bergetar dan anak-anak terbangun dalam ketakutan.”

Warga setempat meyakini bahwa serangan udara tersebut menargetkan posisi-posisi kelompok Houthi. Belum ada laporan awal mengenai korban jiwa akibat insiden ini.Sebelumnya pada Sabtu, kelompok Houthi menyatakan pihaknya meluncurkan rudal balistik dan drone ke fasilitas Aramco di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, sebagai bentuk serangan balasan atas apa yang mereka sebut sebagai peningkatan serangan udara Arab Saudi di Yaman. Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan bahwa sebanyak 60 serangan udara dan rudal telah menghantam Yaman dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Baca Juga:  186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia

Ketegangan antara kelompok Houthi dan Arab Saudi meningkat setelah kelompok tersebut mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi pada 20 Juli, yang kemudian disusul oleh eskalasi serangan rudal lintas perbatasan serta drone dan serangan udara.Konfrontasi tersebut semakin meluas pada September di tengah pertempuran antara kelompok Houthi dan pasukan pemerintah Yaman, yang sebagian besar didukung oleh Arab Saudi. Kelompok Houthi berhasil merebut kota pelabuhan Laut Merah, Mocha, pada 10 September, serta Pulau Mayyun yang memiliki posisi strategis pada keesokan harinya.

Baca Juga:  6 Bandara Masih Ditutup Imbas Abu Vulkanik GAK

Konflik di Yaman bermula pada akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah Yaman utara, yang kemudian memicu intervensi koalisi militer pimpinan Arab Saudi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 ‘Oleh-oleh’
Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’
Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan
Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian
Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’
KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas
ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 ‘Oleh-oleh’

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian

Berita Terbaru

Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan orang-orang bereaksi di sebuah pasar setelah serangan udara, yang diduga dilakukan Arab Saudi, menargetkan pasar tersebut di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:07 WIB

Ken-Stanislus; Sahabat Perjuangan

Berita Utama

Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Minggu, 4 Okt 2026 - 11:03 WIB


Pengusaha Amerika Serikat Elon Musk berbicara dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:50 WIB

Berita Utama

Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:31 WIB