Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya melestarikan adat dan budaya Lampung sebagai fondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Lampung, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah sangat bergantung pada karakter masyarakat yang kuat serta menghargai nilai-nilai budaya di dalamnya.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema “Cawo Bubalah Lampung” yang digagas oleh Mighrul Lappung Bersatu bertempat di Balai Keratun, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Mighrul Lappung sekaligus implementasi dari Instruksi Gubernur Lampung Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kamis Beradat.

Mengusung semangat Boedi Oetomo sebagai tonggak kebangkitan kesadaran akan identitas, ilmu pengetahuan, dan budaya bangsa, Mighrul Lappung optimis menyelenggarakan Lomba Cawo Bubalah Lampung.

Selain itu, kegiatan ini juga terinspirasi dari perjuangan R.A. Kartini di sektor pendidikan. Mighrul Lappung memandang pentingnya peran perempuan yang tidak terbatas pada urusan keluarga saja, melainkan juga dalam hal menjaga bahasa, budaya, serta identitas daerah. Melalui langkah ini, Mighrul Lappung membidik generasi muda demi keberlanjutan budaya lokal.

Baca Juga:  Semarak HAN ke-42, Pemprov Lampung Ajak Puluhan Ribu Anak Biasakan Hidup Sehat

Lomba Cawo Bubalah Lampung diikuti oleh total 33 peserta dengan menggunakan dua dialek, yaitu dialek O dan dialek A. Adapun keseluruhan peserta berasal dari dua kategori yang berbeda yaitu :

1. Kategori Umum sebanyak 16 peserta, dan

2. Kategori DPP Mighrul Lappung Bersatu sebanyak 17 peserta.

Meski dalam pelaksanaan tahun pertama ini animo masyarakat diakui belum terlalu masif, Mighrul Lappung tetap berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan. Ke depan, acara akan dikemas dengan konsep yang lebih inovatif, menarik bagi generasi muda, serta memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan OPD terkait dalam hal sosialisasi.

“Lomba Cawo Bubalah Lampung ini mungkin merupakan langkah kecil yang kami lakukan. Namun, kami percaya bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi pelestarian bahasa dan budaya Lampung,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mighrul Lappung Bersatu, Dwita Ria.

Pada kesempatan yang sama, Dwita juga memaparkan program pelestarian lain yang tengah berjalan, salah satunya adalah kursus Bahasa Lampung. Kursus yang bertujuan memotivasi masyarakat agar aktif berbahasa daerah ini telah berlangsung selama 5 minggu, bekerja sama dengan Universitas Lampung.

Baca Juga:  1 Tahun Kodam XXI, TNI-Pemprov Perkuat Stabilitas dan Ketahanan Pangan

Gubernur Lampung sangat mengapresiasi langkah nyata yang diambil oleh Mighrul Lappung Bersatu. Gubernur juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Mighrul Lappung karena telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan Provinsi Lampung, khususnya pada sektor kebudayaan.

Menurut Gubernur, kegiatan ini merupakan langkah bersama dalam memotivasi generasi muda Lampung untuk terlibat aktif menggunakan bahasa Lampung.

Berdasarkan penilaian dewan juri, berikut daftar pemenang Lomba Cawo Bubalah Lampung :

Kategori DPP Mighrul Lappung Bersatu :

Juara 1 : DPP Bidang Seni dan Olahraga

Juara 2 : DPP Kota Metro

Juara 3 : DPP Bidang Pendidikan

Harapan 1 : Mighrul Kabupaten Tulang Bawang

Harapan 2 : Mighrul Kabupaten Lampung Barat

Harapan 3 : Mighrul Kabupaten Way Kanan

Kategori Umum :

Juara 1 : Tim Inti asal Kota Bandar Lampung

Juara 2 : Anisa, dkk asal Kota Bandar Lampung

Juara 3 : Mutia, dkk asal Kabupaten Way Kanan

Juara Favorit : Tim Nyenyok asal Kabupaten Way Kanan

Penghargaan Khusus:

Karya Motivasi Terbaik : Jejamo Production asal Kota Bandar Lampung.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB