Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agustus 2025 | 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Partai Golkar mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Adies Kadir sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar mulai 1 September 2025. Keputusan ini diambil menyusul polemik pernyataan Adies terkait kenaikan tunjangan DPR RI yang memicu kemarahan masyarakat dan memperburuk citra partai di tengah dinamika politik yang sensitif. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menegaskan bahwa penonaktifan ini merupakan bagian dari upaya partai untuk menegakkan disiplin dan etika politik.

“Keputusan ini adalah wujud komitmen Golkar untuk mendengar aspirasi rakyat dan menjaga integritas partai,” ujar Sarmuji dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 31 Agustus, 2025.

Polemik bermula dari pernyataan Adies Kadir, Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029, yang menyebut adanya kenaikan tunjangan beras dari Rp10 juta menjadi Rp12 juta dan tunjangan transportasi dari Rp4-5 juta menjadi Rp7 juta. Pernyataan ini memicu reaksi keras dari publik, terutama di tengah situasi ekonomi yang sulit dan gelombang demonstrasi yang menewaskan sejumlah warga. Meski Adies kemudian mengklarifikasi bahwa tidak ada kenaikan tunjangan setelah memeriksa data Kesekjenan DPR, kerusakan citra sudah terlanjur terjadi.

Baca Juga:  Komisi X Minta 2Tahun Prabowo-Gibran Evaluasi Anggaran MBG

Sarmuji juga menyampaikan duka cita atas korban jiwa dalam demonstrasi terkait aspirasi masyarakat baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa Golkar tetap mengedepankan semangat kerakyatan sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

“Kami mendengar suara rakyat dan berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan mereka,” kata Sarmuji.

Di internal Golkar, keputusan ini memunculkan spekulasi tentang dinamika kepemimpinan fraksi di DPR. Adies, yang dikenal sebagai figur senior, memiliki pengaruh signifikan dalam fraksi. Penonaktifannya dapat memengaruhi keseimbangan kekuatan di dalam partai, terutama menjelang musyawarah nasional Golkar yang dijadwalkan pada 2026. Penonaktifan Adies Kadir menjadi ujian bagi Golkar untuk membuktikan komitmennya dalam menjaga kepercayaan publik. Di tengah meningkatnya skeptisisme masyarakat terhadap elite politik, partai ini dituntut untuk tidak hanya mengambil tindakan simbolis, tetapi juga menghadirkan kebijakan yang konkret dan pro-rakyat.

Baca Juga:  BNPB Hormati Proses Hukum KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Siap Pakai

Sementara itu, Adies Kadir belum memberikan pernyataan resmi terkait penonaktifannya. Publik kini menanti langkah lanjutan Golkar, baik dalam hal penggantian posisi Adies di DPR maupun strategi partai untuk merespons isu-isu sensitif yang terus bergulir.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang
Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk
Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia
Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi
Kukuhkan 3 Pengurus Korpri Daerah, Sekdaprov Marindo Tegaskan Kesiapan Lampung Jadi Tuan Rumah Pornas 2027
Pemimpin Demokrat di Senat AS akan Akhiri Perang dengan Iran
UU SDI Harus Hentikan Tumpang Tindih Data

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:38 WIB

Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang

Jumat, 6 November 2026 - 10:29 WIB

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Kamis, 5 November 2026 - 22:01 WIB

Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Kamis, 5 November 2026 - 20:50 WIB

Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi

Berita Terbaru

Berita Utama

Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:38 WIB

Berita Utama

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 6 Nov 2026 - 10:29 WIB

Managing Partner International Business RSM China (kiri) dan Chief Strategy Officer sekaligus Senior Partner RSM Indonesia Angela Indirawati Simatupang (kanan) menandatangani nota kesepahaman pembentukan China Desk di RSM Indonesia di Xi'an, Tiongkok, pada 3 November 2026. (RSM Indonesia/Xinhua)

Berita Utama

RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:05 WIB

Jansen Manansang (ketiga dari kiri), pendiri Taman Safari Indonesia Group, menjadi pembicara dalam subforum Konferensi Mitra Panda Global (Global Panda Partners Conference) pada 3 November 2026.

Berita Utama

Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:01 WIB

Delegasi pemuda Indonesia menjajal pembuatan tembikar di Desa Liujiaobao, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada 29 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:50 WIB