WASHINGTON-Pemimpin Demokrat di Senat Amerika Serikat (AS), Chuck Schumer, pada Rabu (4/11) mengatakan “kami akan mengakhiri perang” dengan Iran, dan bahwa akan ada dukungan dari beberapa anggota Senat Partai Republik.
“Kami akan mengakhiri perang. Beberapa anggota Partai Republik telah bergabung dengan kami untuk mengakhiri perang ini, dan para Pendiri Bangsa memiliki kekuasaan atas anggaran (power of the purse) sebagai salah satu cara untuk mencegah presiden yang melancarkan perang tanpa persetujuan rakyat Amerika,” demikian disampaikan Schumer dalam konferensi pers di kantor pusat Komite Kampanye Senator Partai Demokrat di Washington DC.
Pernyataan Schumer itu disampaikan beberapa jam setelah Hari Pemilihan Umum (Pemilu), ketika Partai Demokrat diproyeksikan akan merebut kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat AS dalam pemilu sela.
Presiden AS Donald Trump pada Selasa (3/11) malam waktu setempat mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa perang dengan Iran turut menjadi penyebab kekalahan Partai Republik di berbagai wilayah dalam pemilu sela. Namun, Trump menegaskan dirinya tidak menyesal telah melancarkan perang tersebut sebelumnya pada tahun ini.
“Iran adalah salah satu penyebabnya,” ujar Trump dalam sebuah wawancara via telepon dengan harian AS tersebut ketika ditanya apakah perang itu berkontribusi terhadap kinerja buruk Partai Republik dalam pemilu.
Pada Juni, empat senator Partai Republik memberikan suara bersama Partai Demokrat untuk mendukung resolusi kewenangan perang yang memerintahkan Trump menarik pasukan AS dari konflik melawan Iran, yang dilancarkan tanpa otorisasi resmi dari Kongres untuk menggunakan kekuatan militer.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : Nara J.Afkar
Sumber Berita : Jakarta
















