Festival Seni Qasidah 2025 Digelar, Targetkan Lahirnya Seniman Islami Berprestasi Nasional

Selasa, 25 November 2025 | 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG—- Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya Islami melalui penyelenggaraan Festival Seni Qasidah, Bintang Vokalis, dan Pop Islami Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025.

Festival ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Lampung diwakili oleh Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, di Balai Keratun Lt. III, Selasa (25/11/2025).

Gubernur dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa festival ini merupakan manifestasi dari dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam seni budaya yang berlandaskan ajaran Islam.

“Seni Qasidah dan lagu-lagu Islami memiliki peran vital dalam perjalanan dakwah umat,” ujar Gubernur.

Ia menuturkan, sejak masa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, syair-syair telah digunakan oleh para sahabat seperti Hassan bin Tsabit dan Abdullah bin Rawahah sebagai penguat semangat, penghibur hati, sekaligus penyampai pesan moral.

“Nilai inilah yang akan kita hidupkan kembali melalui festival hari ini,” tegasnya.

“Ketika nanti melantunkan qasidah atau lagu Islami, para peserta sedang meneruskan tradisi luhur para pendahulu kita, menyebarkan pesan damai, akhlak mulia, dan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya,” lanjutnya lagi.

Baca Juga:  Api Meluas di Gunung Bromo, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan Kawasan Konservasi

Gubernur selanjutnya menyampaikan bahwa festival ini adalah strategi penting untuk menjaga seni qasidah tetap hidup dan berkembang, serta tidak tertinggal oleh arus perubahan zaman. Selain sebagai sarana hiburan, seni diposisikan sebagai sarana pendidikan, pembentukan karakter, dan pengikat moral yang mampu meneguhkan keimanan dan memperkaya kebudayaan bangsa.

“Semoga festival ini membawa manfaat, memperkaya budaya Islami, dan memperkuat jati diri kita sebagai masyarakat Lampung yang religius, ramah, dan berbudaya,” harap Gubernur.

Kepada seluruh peserta, pelatih, dan pembina, Sekdaprov menyampaikan pesan khusus dari Gubernur agar terus berkarya, menginspirasi Lampung, serta menaruh harapan besar kepada generasi seni Islami.

“Semoga dari panggung ini lahir penyanyi, pencipta lagu, dan seniman Islami yang membawa harum nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo, menyoroti prestasi gemilang yang telah diraih Lampung di ajang Lasqi tingkat nasional sebelumnya. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa talenta seni Islami di Lampung memiliki daya saing yang tinggi.

Baca Juga:  Polri Beri Bantuan Sumur Bor Atasi Kekurangan Air Bersih 

“Kini saatnya kita bangkitkan kembali semangat juara itu. Mari kita tampilkan karya terbaik, suara terbaik, dan niat terbaik,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Lasqi Lampung, kata Agnesia Marindo, menetapkan bahwa Juara 1 untuk kategori Bintang Vokalis dan Pop Islami Tingkat Provinsi Lampung akan dikirim sebagai delegasi resmi untuk mewakili Lampung pada Lasqi Tingkat Nasional di tahun 2026. Hal ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas diri.

Kepada seluruh peserta, Agnesia Marindo berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas terlepas dari hasil kompetisi. Ia menekankan bahwa ajang ini harus dimanfaatkan sebagai media untuk belajar, berkreasi, dan menjadikan seni Islami sebagai instrumen dalam memperbaiki akhlak dan karakter.

Festival Seni Qasidah, Bintang Vokalis, dan Pop Islami yang berlangsung selama dua hari, 25 – 26 November 2025 ini diikuti 14 DPD Lasqi Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dengan rincian peserta, Lomba Seni Qasidah 5 grup, Lomba Bintang Vokalis diikuti 40 peserta, Lomba Pop Islami diikuti sebanyak 24 peserta.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB