DPD RI : Modernisasi Parlemen Dengan Kolaborasi Dan Green Democracy

Minggu, 23 November 2025 | 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG– Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menegaskan bahwa periode kepemimpinannya berkomitmen mendorong modernisasi parlemen melalui penguatan kolaborasi antar-lembaga negara serta agenda besar bertajuk green democracy. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan DPD dapat menjalankan mandat konstitusional secara efektif dan relevan dengan tantangan masa depan.

Demikian disampaikan Sultan dalam acara Press Gathering DPD RI dan Koordinatoriat Wartawan Parlemen atau KWP dengan tema “Penguatan Daerah untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” di Bandung, Jawa Barat, Sabtu malam (22/11/2025).

“Kami harus memastikan gerbong besar DPD ini mau dibawa ke mana. Karena itu, dari awal kami menawarkan DPD sebagai parlemen yang kolaboratif, efektif, dan transparan,” ujarnya.

Menurut Sultan, DPD menjadi satu-satunya lembaga legislatif yang masih memiliki kompetisi demokratis secara penuh di level internal, karena keanggotaan lembaganya tidak ditentukan oleh partai politik. Ia menilai dinamika tersebut justru menjadi modal penting untuk memperkuat legitimasi lembaga di mata publik.

Baca Juga:  Bupati Ayu Lantik Ratusan Pejabat Way Kanan 

Sultan menegaskan bahwa DPD tidak mengenal konsep oposisi karena tidak memiliki afiliasi kepartaian. Hal itu, kata dia, memungkinkan lembaga yang beranggotakan 152 senator tersebut bekerja secara kolaboratif dengan eksekutif.

“Yang kami pikirkan adalah bagaimana negara ini maju, bagaimana merah putih, dan bagaimana daerah-daerah bisa bergerak lebih cepat,” katanya.

Ia mengaku telah beberapa kali berdiskusi langsung dengan Presiden untuk memastikan bahwa program-program strategis pemerintah mendapat dukungan percepatan dari DPD, terutama yang berkaitan dengan kepentingan daerah.

Dalam upaya memodernisasi parlemen, Sultan memperkenalkan gagasan green democracy yang kemudian diturunkan ke dalam kerangka “green parliament”, “green diplomacy”, hingga “green economy”.

Baca Juga:  Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Menurutnya, pendekatan ini memperluas cakupan kerja DPD yang tidak hanya mengurus isu masyarakat, tetapi juga ekologi, lingkungan hidup, dan tata ruang daerah.

Wujud konkret agenda tersebut adalah pengajuan tiga RUU strategis yang telah masuk ke Program Legislasi Prioritas, yakni RUU Perubahan Iklim dan Pengelolaan Bisnis Berkelanjutan, RUU Masyarakat Adat, dan RUU Daerah Kepulauan yang telah lama mandek.

“Kami sudah menyerahkan tujuh RUU ke Prolegnas, dan tiga di antaranya membawa semangat green democracy. Ini menunjukkan langkah nyata modernisasi parlemen,” ujarnya.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : DPD RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Studi: Konsumsi Buah Turunkan Depresi
Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi
Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak
Kuasa Hukum 8 Tersangka Korupsi Jalan di Lampura Bakal Uji Pokok Perkara
4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan
Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Keterampilan Medis Indonesia
Trump Dukung Netanyahu Jadi PM Israel Lagi
Iran Ingatkan AS dan Israel; Jangan Miskalkulasi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Studi: Konsumsi Buah Turunkan Depresi

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Kuasa Hukum 8 Tersangka Korupsi Jalan di Lampura Bakal Uji Pokok Perkara

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:58 WIB

4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan

Berita Terbaru

Seorang pria memilih buah di sebuah toko di New York, Amerika Serikat (Xinhua)

Berita Utama

Studi: Konsumsi Buah Turunkan Depresi

Selasa, 20 Okt 2026 - 05:02 WIB


Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2026 ini menunjukkan sebuah kendaraan yang dilalap api saat aksi unjuk rasa di Paris, Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi

Senin, 19 Okt 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak

Senin, 19 Okt 2026 - 20:15 WIB

Berita Utama

4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan

Senin, 19 Okt 2026 - 19:58 WIB