Cara Meningkatkan Sistem Imun Anak

Minggu, 11 September 2022 | 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3. Memberikan ASI

Mengutip Parents, ASI merupakan asupan utama dan paling sempurna untuk bayi dan anak yang lebih besar (1-2 tahun). ASI mengandung banyak nutrisi serta antibodi yang mampu meningkatkan sistem imun pada anak.

Kolostrum yang mengalir dari payudara selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, sangat kaya akan antibodi penangkal penyakit. ASI dapat mencegah anak dari infeksi telinga, alergi, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Studi menunjukkan bahwa ASI juga dapat meningkatkan kekuatan otak bayi Anda dan membantu melindunginya dari diabetes, penyakit Crohn, radang usus besar, dan bentuk kanker tertentu di kemudian hari.

Baca Juga:  'Anda adalah Saya': Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film 'Ageman'

Mengutip Kementerian Kesehatan, penting untuk orangtua memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan anak. Jika tidak bisa memberikan selama 6 bulan penuh, setidaknya anak diberi ASI selama 2-3 bulan pertama untuk meningkatkan sistem imun yang sudah diterima bayi di dalam rahim.

4. Berolahraga bersama keluarga

Mengutip Parents, penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan sistem imun pada anak dengan menambah jumlah sel pembunuh alami.

Baca Juga:  Tingkatkan Pajak , Pemerintah Perluas Basis Ekonomi Digital Dan Shadow Economy 

Ilustrasi anak bertumbuh dan berkembang dengan optimal karena memiliki daya tahan tubuh yang baik. Salah satu cara meningkatkan sistem imun pada anak adalah beraktivitas di bahwa sinar matahari.

Manfaat itu juga berlaku untuk orang dewasa. Jadi, berolahraga bersama anak adalah pilihan yang baik untuk kesehatan dan membangun keharmonisan. Olahraga bersama yang dilakukan bersama antara anak dan orangtua bisa meliputi: senam, bersepeda, jalan santai atau jogging di taman.

sumber: health.kompas.com

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah
Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria
Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi
Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi
Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi
BMKG Prediksi awal Musim Hujan Bulan November Lebih Lambat
Wamenaker Minta Peserta MagangHub Siap Hadapi Dunia Kerja
AS Pening, Rudal Iran Tiba 13′-15′ ke Israel dengan Jarak 1.700 Km

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:39 WIB

Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah

Rabu, 23 September 2026 - 18:22 WIB

Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Rabu, 23 September 2026 - 16:14 WIB

Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Rabu, 23 September 2026 - 14:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WIB

Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:22 WIB

#indonesiaswasembada

Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:14 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:39 WIB

#indonesiaswasembada

Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:56 WIB