Arinal Resmikan Gedung Kajian Cassava

Kamis, 9 November 2023 | 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Nara J Afkar

BANDARLAMPUNG -Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meresmikan Gedung Pusat Kajian Cassava, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao Fakultas Pertanian di Universitas Lampung, Rabu (8/11).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangan batu prasasti oleh Gubernur Arinal Djunaidi, Sungai Budi Group Widarto dan Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani.

Gedung ini merupakan hibah dari Keluarga Winata (Widarto: Sungai Budi Group) untuk Universitas Lampung, khususnya Fakultas Pertanian.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal mengapresiasi kepada Bapak Widarto bersama jajaran yang telah bersedia menyumbangkan bangunan Gedung Pusat Kajian Cassava, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao ini.

Gedung Pusat Kajian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang berharga bagi perkembangan penelitian dan pengabdian masyarakat tentang Cassava (singkong), Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao di Provinsi Lampung dan di Indonesia.
“Saya sangat berharap kepada Universitas Lampung khususnya Fakultas Pertanian agar tidak hanya mendidik orang menjadi tahu tentang ilmu pengetahuan, namun pada saat setelah selesai dia harus mampu menerapkan ilmu yang didapatkan,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga mengajak Fakultas Pertanian Universitas Lampung bersama pihak terkait untuk bekerja secara profesional dalam mendukung sektor pertanian Lampung.

Baca Juga:  Lampung Raih Apresiasi Nasional dari BSSN

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Provinsi Lampung merupakan produsen tapioka terbesar di Indonesia. Di Provinsi ini terdapat sekitar 74 pabrik tapioka, dengan kapasitas produksi lebih dari 2 juta ton. Aktivitas semua pabrik tersebut membutuhkan bahan baku ubi kayu sebanyak minimal 8 juta ton. Namun, ketersediaan bahan baku di Lampung hanya sekitar 6,5 juta sampai dengan 7 juta ton per tahun. Kondisi tersebut mengakibatkan industri tapioka di Lampung rentan mengalami kekurangan bahan baku.

“Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk mendukung segala upaya yang dilakukan untuk dapat meningkatkan ketahanan pangan, khususnya komoditas Cassava/singkong, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao,” jelasnya.

Lebih dari itu, Gubernur Arinal berharap langkah yang dilakukan Pak Widarto menjadi inspirasi dan akan ada lebih banyak lagi para pengusaha di Lampung yang mampu dan mau mengikutinya.

Sementara itu, Presiden Direktur Sungai Budi Group Widarto berharap Pusat kajian ini menjadi bagian penting yang dapat digunakan untuk merespon permasalahan yang muncul, dan merupakan sarana yang berperan nyata dalam meningkatkan kemajuan daerah.
“Semoga Pusat kajian Unila ini dapat menjadikan rujukan solusi permasalahan yang ada,” ujar Widarto.
Widarto menuturkan bahwa sebagai pelopor untuk mengarahkan segala sumber daya yang ada, agar bisa memberikan kontribusi nyata kepada peningkatan kemajuan pertanian di Provinsi Lampung disadari oleh keinginan agar pertanian di provinsi Lampung semakin Berjaya dan produktif, maka kami keluarga Winata pada hari ini dengan tulus menghibahkan gedung Pusat Kajian ini kepada Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
“Semoga dengan keberadaan Pusat kajian ini, kami berharap permasalahan pertanian bisa terbantu teratasi dan pertumbuhan ekonomi provinsi Lampung akan meningkat, tetap menjadi leader pertanian di Indonesia, Sehingga masyarakat petani dapat merasakan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani menyampaikan ucapan terimakasih kepada Keluarga Winata yang telah menghibahkan Gedung Pusat Kajian ini, dan insya allah kita akan mempergunakan pusat kajian ini dalam mendukung sektor pertanian.
Lebih dari itu, dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas segala dukungan kepada Universitas Lampung.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen
Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:12 WIB

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07 WIB

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terbaru

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB

Foto yang diabadikan pada 22 Oktober 2026 ini menunjukkan seorang pemuda Indonesia sedang berlatih merakit panel kontrol listrik di ruang kelas pelatihan di Universitas Teknik Kejuruan Wuhu di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:18 WIB

Foto yang diabadikan pada 27 Oktober 2026 ini menunjukkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun (ketiga dari kiri) berfoto bersama para peserta lain dalam Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (Sustainable Vegetable Oils Conference) keempat yang digelar di Kota Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:12 WIB

Para perwakilan melakukan pemungutan suara terhadap sebuah draf resolusi dalam rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York City pada 30 Oktober 2026. (PBB/Xinhua)

Berita Utama

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:07 WIB