Wapres : Jangan Kekanak kanakan, Amin itu Bacaan Shalat!

Kamis, 21 Desember 2023 | 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meminta pejabat publik agar bersikap dewasa dalam membuat pernyataan. Apalagi dalam situasi tahun politik seperti saat ini.

Ma’ruf menyampaikan hal ini merespons viral candaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang mengaitkan bacaan dalam salat tanpa menyebut kata ‘Amin’ dan tahiyat akhir dengan politik.

“Kita ini jangan kayak kanak-kanaklah. Urusan ‘Amin’ itu kan tidak berarti calon (Pilpres). Amin itu dari dulu sudah ada. Kalau orang bilang ‘Waladhollin’ ya mesti jawabnya ‘Amin’. Terus apa, diganti? Ya nggak mungkinlah,” ujar Wapres dalam keterangan di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (20/12).

Baca Juga:  HNW Berikan Award untuk Pegiat Lingkungan hingga Guru Ngaji

Mantan Ketua Umum MUI itu meminta untuk tidak mengaitkan bacaan dan gerakan salat dengan masalah politik. Menurutnya, jauh sebelum ada akromin Amin (Anies-Muhaimin), kata ‘amin’ merupakan salah satu bacaan salat.

“Dan semua orang tahu itu kok, saya kira itu nggak usah (dipolitisasi). Seperti itu ya apa ya… jangan seperti kanak-kanaklah. Kita itu alergi terhadap masalah yang sebenarnya, ya bukan untuk itu kan,” Ma’ruf menegaskan.

Ia meminta semua pihak untuk memilah-milah pernyataan dan tidak menjadikan bacaan salat sebagai isu politik.

Baca Juga:  Lestari Moerdijat: Pemanfaatan Naskah Kuno untuk Peningkatan Literasi Masyarakat Harus Direalisasikan

“Amin itu bukan untuk calon itu, tapi menjawab ucapan kalau orang salat (mengucapkan) ‘waladhollin’, mesti (dijawab) amin. Saya kira tidak jadi isu itu ya,” Ma’ruf menegaskan.

Zulkifli Hasan dalam video yang viral bercanda soal bacaan Al-Fatihah bagi kelompok pendukung paslon Pilpres. Pendukung pasangan nomor urut 2 akan tidak mengucapkan ayat terakhir ‘aamiin’.

Begitu pula saat tasyahud, mereka menjulurkan dua jari, bukan satu jari telunjuk sebagaimana semestinya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum
AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji
Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata
Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Hadiri Pembinaan Kelembagaan PAUD, Bupati Ayu Kukuhkan Bunda PAUD  4 Kecamatan
Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif
Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak”

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:46 WIB

AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

#indonesiaswasembada

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB