KKN UIN, Dari Mengajar Tahsin Hingga Membangun Bank Sampah

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung Kelompok 97

Mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung Kelompok 97

Bandar Lampung — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 97 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Mulai dari mengajar Tahsin, mempercantik kelurahan dalam menyongsong perayaan kemerdekaan hingga membangun Bank Sampah.

Kegiatan-kegiatan yang sudah disusun dan dikerjakan tersebut menjadi wujud penerapan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. KKN Kelompok 97 yang berjumlah 18 orang tersebut dikoordinasikan oleh Aditia dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Fathul Muin. Selama melaksanakan pengabdian, mahasiswa berupaya menyusun dan menjalankan program yang sesuai dengan kondisi, kebutuhan, serta potensi masyarakat Kelurahan Sumber Agung.

Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan kunjungan kepada para Ketua Rukun Tetangga (RT), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga di Lingkungan III. Silaturahmi tersebut bertujuan memperkenalkan mahasiswa KKN sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat. Mahasiswa memperoleh berbagai informasi mengenai kondisi sosial, keagamaan, kebersihan lingkungan, serta potensi pemberdayaan masyarakat yang dapat dikembangkan selama pelaksanaan KKN.

Dalam bidang keagamaan, mahasiswa KKN Kelompok 97 melaksanakan kegiatan mengajar tahsin Al-Qur’an Ibu-ibu, anak-anak dan masyarakat. Kegiatan tahsin difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah makhraj huruf dan tajwid. Mahasiswa juga turut berpartisipasi dalam kegiatan pengajian yang diselenggarakan masyarakat sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keislaman dan mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dengan warga.

Selain kegiatan keagamaan, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan program gotong royong dan bersih-bersih lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan jalan lingkungan, fasilitas umum, saluran air, tempat ibadah, serta sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan secara bersama-sama.

Baca Juga:  Bahas AI dan Pendidikan Tinggi, FST dan Pusat SALI LPM Hadirkan Akademisi University of Nottingham Ningbo China

Mahasiswa juga melaksanakan program mempercantik kelurahan melalui penataan dan penghiasan lingkungan agar terlihat lebih rapi, nyaman, serta menarik. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat sehingga mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal.

Salah satu program unggulan yang dikembangkan adalah pembangunan dan penguatan bank sampah yang akan dipusatkan di RT III. Program tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah. Sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dikumpulkan, ditimbang, dan dikelola melalui bank sampah, sedangkan sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos atau produk lain yang bermanfaat.

Melalui program bank sampah, mahasiswa berharap masyarakat tidak lagi memandang sampah hanya sebagai barang yang harus dibuang, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dikelola dan memberikan nilai ekonomi. Program ini juga diarahkan untuk membantu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan di Kelurahan Sumber Agung.

Koordinator KKN Kelompok 97, Aditia, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dirancang berdasarkan hasil komunikasi dengan perangkat kelurahan, Ketua RT, tokoh masyarakat, dan warga. Menurutnya, keberhasilan program KKN tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dan keberlanjutan manfaat program setelah masa KKN berakhir.

“Kami berupaya agar setiap program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan keagamaan, kebersihan, penataan lingkungan, dan bank sampah diharapkan dapat terus dilanjutkan bersama oleh masyarakat,” ujar Aditia, Rabu (5/8/2026).

Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Fathul Muin, mengatakan, mahasiswa adalah ujung tombak KKN Transformatif tahun 2026. Ia juga memberikan arahan agar mahasiswa senantiasa menjaga etika, membangun komunikasi yang baik, serta mengutamakan kolaborasi dengan masyarakat. Ia juga menekankan bahwa kegiatan KKN merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat dan menghadirkan solusi yang sederhana, tepat guna, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Intensifkan Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis di Tanggamus

“KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan sikap peduli, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam memberikan kontribusi bagi lingkungan tempat mereka mengabdi,” ungkap Dr. Fathul Muin.

Mahasiswa KKN Kelompok 97 di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling

Lurah Sumber Agung, Bayu, memberikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi mahasiswa KKN Kelompok 97 UIN Raden Intan Lampung. Ia menilai kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa telah memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan kegiatan keagamaan, membangun kepedulian terhadap kebersihan, memperindah lingkungan, serta mengembangkan pengelolaan sampah yang lebih produktif.

Bayu juga mengapresiasi semangat mahasiswa dalam berbaur dan bekerja sama dengan perangkat kelurahan, Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga. Ia berharap program-program yang telah dirintis, terutama kegiatan tahsin, gotong royong, penataan lingkungan, dan bank sampah, dapat terus dijalankan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah masa KKN selesai.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN Kelompok 97 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga turut terlibat dalam kegiatan pengajian, tahsin, gotong royong, penataan lingkungan, dan pengembangan bank sampah. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu kekuatan utama dalam mewujudkan lingkungan yang religius, bersih, indah, sehat, dan produktif.

Melalui pelaksanaan KKN di Kelurahan Sumber Agung, mahasiswa UIN Raden Intan Lampung diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan pengalaman akademik untuk membantu masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 97 juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

 


Penulis : Anis


Editor : Ahmad Novriwan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat
Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit
Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel
Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal
Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 
Proyek Kerja Sama Yunnan-Bali Masuki Tahap Baru
TAPM Lampura Klarifikasi Dugaan Pungli Pendamping Desa, Laporan Lima Oknum Sudah di Meja Kepala BPSDM
DPR Dukung Kebijakan Kemensos Tangguhkan Bansos Bagi Keluarga Terindikasi Judol

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat Lampung Timur [Ris]

#indonesiaswasembada

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agu 2026 - 01:00 WIB

Para pengunjung mengamati mobil Chery Q dalam pameran GIIAS 2026 yang digelar di Tangerang, Provinsi Banten, pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.[cherry]

#indonesiaswasembada

Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit

Jumat, 14 Agu 2026 - 00:53 WIB

Jurnalis Palestina Saleh Aljafarani Tewas Saat Meliput di Gaza [xin]

#indonesiaswasembada

Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:42 WIB

ILustrasi Penembakan di Sekolah Thailand

#indonesiaswasembada

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:44 WIB

Transpormasi Digital Perkuat Ekonomi Digital Lampung

#indonesiaswasembada

Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:32 WIB