Wagub Ingatkan, Literasi sebagai Perisai Hadapi Tantangan Zaman

Jumat, 26 September 2025 | 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG—- Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, secara resmi mengukuhkan dan melantik Tim Literasi Provinsi Lampung periode 2025-2030, di Balai Keratun Lt. III, Jumat (26/9/25).

Tim yang diketuai oleh Bunda Literasi Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza ini dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur nomor: G/037/V.18/HK/2025 tentang Pembentukan Tim Literasi Provinsi Lampung

Wagub Jihan Nurlela menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadikan literasi sebagai pondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

“Bagi saya, literasi adalah kunci untuk membuka masa depan. Tanpa literasi, mustahil anak-anak bangsa kita bisa berdaya saing. Literasi akan mengarsipkan ragam pengetahuan dengan rapi di kepala kita, menjadi perisai dan modal untuk menghadapi segala tantangan di masa depan,” tegas Wagub Jihan.

Wagub Jihan menyatakan bahwa bangsa yang literat adalah bangsa yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan solutif. Namun, di era digital ini, tantangan literasi semakin kompleks. Kemajuan teknologi seperti Kecerdasan Artifisial (AI) dinilai membawa dampak ganda dan perlu menjadi perhatian.

“Teknologi ini berpotensi menurunkan kemampuan membaca mendalam, mematikan semangat menulis, meningkatkan risiko misinformasi, dan menghilangkan kreativitas asli akibat budaya copy-paste,” ujar Wagub mengingatkan.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Apresiasi Program Light Up The Dream PT. PLN (Persero) untuk Warga Pra Sejahtera

Merujuk pada data Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) Indonesia tahun 2023 yang berada pada skor 64,48 (kategori ‘sedang’), Wagub Jihan mengajak semua pihak untuk tidak berpuas diri. Ia menaruh harapan besar kepada Tim Literasi Provinsi, Bunda Literasi Provinsi, dan Bunda Literasi Kabupaten/Kota untuk menghidupkan inovasi program yang dapat menstimulasi minat baca generasi muda.

“Buku, majalah, dan media cetak adalah sumber informasi utama di masa lalu. Hari ini, di tengah kemudahan gawai, kita harus tetap mampu menjadikan buku dan sumber informasi yang terverifikasi sebagai rujukan utama,” pesannya.

Wagub mengakui Provinsi Lampung masih menghadapi tantangan serius, dengan angka buta aksara sebesar 2,64% yang berarti belum mencapai nol persen. Di sisi lain, Lampung memiliki peluang besar dengan lebih dari 64% penduduknya berada pada usia produktif menurut data BPS Tahun 2024.

“Ini adalah privilege sekaligus tantangan. Kita harus menstimulasi semangat mencari informasi di kalangan usia produktif ini,” ajaknya.

Baca Juga:  Rakor Inflasi Februari 2026, Pemprov Lampung Dorong TPID Lebih Aktif Awasi Harga Pasar

Untuk mendukung hal tersebut, Wagub mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi, organisasi kewanitaan, media, dan swasta, untuk bersinergi memperbanyak koleksi buku di perpustakaan daerah.

“Koleksi buku kita masih belum memenuhi standar. Saya mohon dukungan dan kerja sama semua pihak untuk membantu perpustakaan di Lampung menambah koleksinya,” imbau Jihan Nurlela yang juga menyoroti pentingnya literasi digital sebagai fokus utama.

Wagub selanjutnya menekankan pentingnya gerakan nyata yang mengakar di semua lini masyarakat dan menjadikan literasi sebagai gerakan bersama, mulai dari rumah, sekolah, kampus, hingga ruang publik. Dengan dilantiknya Tim Literasi Provinsi Lampung, diharapkan terwujud SDM Lampung yang berkualitas dan berdaya saing, dibekali dengan literasi yang baik untuk menjawab tantangan zaman.

“Pemerintah Provinsi Lampung akan selalu mendukung melalui program-program yang sejalan dengan visi ‘Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045’,” pungkasnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Pak Kapolda, Pelaku Pemerkosaan Hingga Melahirkan di Merbau Mataram tak Kunjung Ditangkap
MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan
Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani
ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI
PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka
Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Ada Upaya Membungkam Wartawan
MUHASABAH: Musibah Itu Pengingat!
Penundaan Akses Akun Anak, Upaya Menjaga Masa Depan Generasi Bangsa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 00:40 WIB

Pak Kapolda, Pelaku Pemerkosaan Hingga Melahirkan di Merbau Mataram tak Kunjung Ditangkap

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:48 WIB

MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:43 WIB

Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:38 WIB

ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:05 WIB

PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:48 WIB

#indonesiaswasembada

Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:43 WIB

#indonesiaswasembada

ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:38 WIB

#indonesiaswasembada

PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka

Minggu, 8 Mar 2026 - 18:05 WIB