Unila Bakal Gelar Kuliah Umum Bersama Kepala BNPT dan NII Crisis Center

Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNIVERSITAS Lampung (Unila) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, damai, serta bersih dari ancaman intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui rencana pelaksanaan Kuliah Umum Kebangsaan bertajuk “Sinergi Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Lingkungan Perguruan Tinggi” yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (27/10/2026) mendatang di Gedung Serba Guna (GSG) Unila.

Agenda kebangsaan ini akan menghadirkan narasumber utama, yakni Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol. Prof. Dr. H. Eddy Hartono, S.I.K., M.H., serta sesi testimoni eks-radikalisme oleh Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan.

Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan strategi proaktif kampus untuk memantapkan wawasan kebangsaan sekaligus membangun daya tangkal (counter-narration) mahasiswa terhadap ideologi kekerasan.

Baca Juga:  Reformasi DK PBB Batasi Keterwakilan Negara Maju

“Perguruan tinggi memiliki peran vital sebagai benteng moral. Melalui kuliah umum ini, kami ingin memastikan mahasiswa Unila tidak mudah terpapar narasi yang memecah belah maupun paham radikal yang kini kian masif menyusup melalui ruang digital dan media sosial,” ujar Prof. Lusmeilia, Minggu (25/10/2026).

Rektor menambahkan bahwa kendati kampus merupakan ruang bebas untuk berpikir dan bertukar gagasan, kebebasan akademis tersebut wajib berjalan selaras dengan prinsip menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

Dalam pemaparannya nanti, Kepala BNPT Komjen Pol. Eddy Hartono diproyeksikan bakal membedah peta kerawanan, modus operandi baru, serta strategi penanganan terorisme terkini di Indonesia.

Baca Juga:  Suyudi Ario Seto Siap Beri Ruang Koreksi dari Masyarakat

Informasi tersebut diharapkan menjadi panduan praktis bagi dosen dan mahasiswa dalam melakukan deteksi dini di lingkungan kampus.

Sementara itu, Ken Setiawan akan membagikan pengalamannya mengenai pola penyusupan, bujuk rayu, serta strategi perekrutan kelompok radikal yang kerap menyasar kalangan muda usia produktif.

Kuliah umum skala besar ini ditargetkan diikuti oleh ribuan mahasiswa, jajaran dekanat, serta jajaran pimpinan Unila.

Melalui sinergi ini, Unila menegaskan posisinya sebagai pencetak generasi unggul, moderat, dan berkarakter kebangsaan kuat, pungkas Prof. Lusmeilia.[]


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Perkuat Hilirisasi Produk Petani dan Akses Pasar Internasional
Gubernur Mirza Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Doakan Kemajuan Lampung
Kristomei: Karhutla Lampung, 110 Titik Api, 68 Ha Masih Terbakar
Polres Mesuji Gerebek Dua Lokasi Sarang Narkoba, 3 Tersangka Diamankan
PT Datang DSSP Power Indonesia Kirim Karyawan Berprestasi ke Tiongkok
HUT ke 10 RSUD RBC, Bupati Mesuji Resmikan Gedung Hemodialisa
Lelang Aset Eks Kantor Imigrasi Kotabumi Disinyalir Langgar Prosedural
Rute Shenzhen-Jakarta Kembali Beroperasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Produk Petani dan Akses Pasar Internasional

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Unila Bakal Gelar Kuliah Umum Bersama Kepala BNPT dan NII Crisis Center

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Gubernur Mirza Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Doakan Kemajuan Lampung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:16 WIB

Kristomei: Karhutla Lampung, 110 Titik Api, 68 Ha Masih Terbakar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres Mesuji Gerebek Dua Lokasi Sarang Narkoba, 3 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru