KJRI Guangzhou Bukukan Transaksi 90 Juta $ AS pada TEI ke-41

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri berbicara dalam Indonesia-China Business Forum bertajuk

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri berbicara dalam Indonesia-China Business Forum bertajuk "Peluang Baru, Koneksi yang Lebih Kuat, dan Kemitraan yang Semakin Mendalam" (New Opportunities, Stronger Connections, and Deepening Partnership) di Tangerang, Banten, pada Kamis (15/10). (Dokumentasi: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia)

JAKARTA- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Guangzhou mencatat transaksi bisnis senilai 90 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp18.047) pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41, yang diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Lima kesepakatan kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Tiongkok selatan yang telah ditandatangani itu mencakup sejumlah sektor seperti kosmetik, energi, kawasan industri, teknologi informasi, dan lainnya. KJRI Guangzhou juga mencatat potensi perdagangan biji kopi luwak senilai lebih dari 74.000 dolar AS.

Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun dalam sesi Indonesia-China Business Forum bertajuk “Peluang Baru, Koneksi yang Lebih Kuat, dan Kemitraan yang Semakin Mendalam” (New Opportunities, Stronger Connections, and Deepening Partnership) menyoroti tiga poin utama.

Pertama, kemitraan Indonesia dan Tiongkok menjadi contoh diplomasi yang membawa manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. Kedua, pelaku usaha Tiongkok memainkan peran strategis dalam mewujudkan diplomasi yang membawa manfaat nyata. Ketiga, dia optimistis bahwa kerja sama perdagangan antara kedua negara terus menguat ke depannya.

Baca Juga:  5 Tewas Akibat Serangan Houthi ke Istana Aden

“Kami meyakini kerja sama perdagangan Indonesia-Tiongkok akan terus menguat dengan nilai yang dapat mencapai lebih dari 200 miliar dolar AS,” kata Djauhari dalam forum tersebut, seperti dikutip pada Jumat (23/10).

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mengapresiasi delegasi bisnis Tiongkok yang menghadiri TEI 2026. Menurutnya, hal ini mencerminkan kepercayaan terhadap potensi ekonomi di Indonesia sekaligus menunjukkan hubungan perdagangan kedua negara memiliki ruang luas untuk dikembangkan.

Dia menuturkan, Indonesia memiliki beragam produk unggulan yang berpotensi memenuhi kebutuhan pasar Tiongkok, mulai dari produk pertanian dan pangan olahan, kopi, kakao, rempah-rempah, produk perikanan, serta produk manufaktur dan berbagai komoditas bernilai tambah lainnya.

Baca Juga:  Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Dyah juga melihat peluang untuk memperkuat kemitraan Indonesia-Tiongkok melalui pengembangan rantai pasokan, kerja sama industri, transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas produksi, dan pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen serta mendorong kemitraan perdagangan kedua negara yang semakin seimbang, produktif, dan berorientasi jangka panjang.

Pada 2025, nilai perdagangan Indonesia dengan Tiongkok selatan mencapai 48,7 miliar dolar AS atau 30 persen dari total perdagangan Indonesia-Tiongkok. Pada periode yang sama, Tiongkok selatan menyumbang 30 persen dari total investasi antara Indonesia dan Tiongkok, yang mencapai 7,5 miliar dolar AS.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rute Shenzhen-Jakarta Kembali Beroperasi
Reformasi DK PBB Batasi Keterwakilan Negara Maju
Kerja sama Indonesia-Tiongkok Buka Jalan Pengembangan Talenta
Memaknai Visi Xi Jinping Tentang Tata Kelola Global
Turki, Qatar, Pakistan, dan Indonesia Teken MOU Pertahanan
Ketua MPR RI Apresiasi Prestasi SMA YP Unila
Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
Dukung Green Policing, Polres Mesuji Kerja Bakti

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:49 WIB

Rute Shenzhen-Jakarta Kembali Beroperasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:44 WIB

KJRI Guangzhou Bukukan Transaksi 90 Juta $ AS pada TEI ke-41

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Reformasi DK PBB Batasi Keterwakilan Negara Maju

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Kerja sama Indonesia-Tiongkok Buka Jalan Pengembangan Talenta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Memaknai Visi Xi Jinping Tentang Tata Kelola Global

Berita Terbaru


Pesawat Shenzhen Airlines dengan nomor penerbangan ZH161 tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada Selasa (20/10). (Kemenpar)

Berita Utama

Rute Shenzhen-Jakarta Kembali Beroperasi

Sabtu, 24 Okt 2026 - 02:49 WIB

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri berbicara dalam Indonesia-China Business Forum bertajuk

Berita Utama

KJRI Guangzhou Bukukan Transaksi 90 Juta $ AS pada TEI ke-41

Sabtu, 24 Okt 2026 - 02:44 WIB

Sekjen PBB dan Prabowo di Hambalang [Sekneg]

Berita Utama

Reformasi DK PBB Batasi Keterwakilan Negara Maju

Jumat, 23 Okt 2026 - 23:38 WIB

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 14 Juni 2024 ini menunjukkan peserta wisuda kelompok kedua dengan program pelatihan bersama di bidang teknik metalurgi berfoto bersama sesudah acara kelulusan di depan pintu gerbang Central South University (CSU) di Tiongkok tengah. (Xinhua)

Berita Utama

Kerja sama Indonesia-Tiongkok Buka Jalan Pengembangan Talenta

Jumat, 23 Okt 2026 - 23:08 WIB

Presiden China Xi Jinping (ketiga dari kanan) bertemu dengan keluarga mendiang premier atau kepala pemerintah Negara Bagian Tasmania, Jim Bacon, di Negara Bagian Tasmania

Berita Utama

Memaknai Visi Xi Jinping Tentang Tata Kelola Global

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:57 WIB