5 Tewas Akibat Serangan Houthi ke Istana Aden

Jumat, 16 Oktober 2026 | 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Houthi di Yaman [xinhua]

Pasukan Houthi di Yaman [xinhua]

ADEN-Pemerintah Yaman pada Kamis (15/10) mengatakan bahwa lima orang tewas dan 16 lainnya terluka akibat serangan yang dilancarkan kelompok Houthi terhadap kompleks istana kepresidenan di kota pelabuhan Aden, Yaman selatan, pada hari yang sama.

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Kesehatan Masyarakat dan Kependudukan Yaman Qassem Buhaibeh mengecam serangan tersebut dan mengatakan bahwa korban tewas dan luka-luka mencakup petugas keamanan serta pegawai sipil yang bekerja di kompleks Istana Kepresidenan Al-Ma’ashiq, yang menjadi pusat sementara bagi pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Sebelumnya pada Kamis yang sama, seorang pejabat keamanan setempat mengatakan kepada Xinhua bahwa lima rudal menghantam kompleks istana kepresidenan, sementara satu serangan lainnya menyasar markas pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di distrik Al-Buraiqa, Aden.

Baca Juga:  Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Kelompok Houthi kemudian mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya menargetkan “markas operasi militer Arab Saudi” di dalam kompleks istana kepresidenan.

Mengutip seorang pemimpin militer Houthi, stasiun televisi al-Masirah yang dikelola kelompok tersebut mengeklaim bahwa sejumlah perwira militer Arab Saudi tewas atau terluka dalam serangan itu dan gudang senjata milik pasukan Arab Saudi turut menjadi sasaran.

Baca Juga:  Tiongkok-Indonesia Bahas Teknologi Pelestarian Alam

Arab Saudi dan koalisi pimpinan Saudi belum memberikan komentar mengenai klaim Houthi tersebut.

Serangan pada Kamis itu menandai eskalasi lebih lanjut dalam konfrontasi antara kelompok Houthi dan Arab Saudi, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan yang semakin intensif dalam beberapa hari terakhir.

Yaman telah dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar Yaman bagian utara, sehingga memaksa pemerintah meninggalkan ibu kota tersebut. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kawasan Industri Katibung Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Perangi Narkoba, BNNK Latih Teman Anti Narkotika
Lima Rudal Sasar Istana Kepresidenan di Aden, Yaman
Presiden Lebanon Desak AS tekan Israel Hentikan Serangan
Ledakan Guncang Pasar Cimanggis di Ciputat, 2 Tewas
Universitas Peking Bahas Indonesia di Masa Transisi
Keluarga Delapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Lampung Utara Minta Keadilan
Ketika Mencari Nafkah Kian Berat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

5 Tewas Akibat Serangan Houthi ke Istana Aden

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Kawasan Industri Katibung Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Perangi Narkoba, BNNK Latih Teman Anti Narkotika

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Lima Rudal Sasar Istana Kepresidenan di Aden, Yaman

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Presiden Lebanon Desak AS tekan Israel Hentikan Serangan

Berita Terbaru

Pasukan Houthi di Yaman [xinhua]

Berita Utama

5 Tewas Akibat Serangan Houthi ke Istana Aden

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Bahas Kawasan Industri Katibung [LL]

Berita Utama

Kawasan Industri Katibung Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:25 WIB

Berita Utama

Perangi Narkoba, BNNK Latih Teman Anti Narkotika

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:17 WIB

Para pendukung Houthi berpartisipasi dalam pawai bersenjata menentang keterlibatan Turkiye dan Pakistan bersama Arab Saudi dalam konflik Yaman, di Sanaa, Yaman, pada 7 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Lima Rudal Sasar Istana Kepresidenan di Aden, Yaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:15 WIB


Petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang hancur di lokasi serangan Israel di Kota Sidon, Lebanon selatan, pada 8 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Presiden Lebanon Desak AS tekan Israel Hentikan Serangan

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:13 WIB