UIN RIL Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dalam Entry Meeting Audit BPK RI

Senin, 2 Maret 2026 | 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menegaskan komitmennya terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan. Hal itu disampaikan oleh Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dalam Entry Meeting Audit Laporan Keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yang digelar di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Gedung Academic & Research Center, Senin (02/03/2026).

Entry Meeting ini menjadi tahapan awal pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Bagi UIN RIL, momentum ini dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas tata kelola yang selama ini dibangun.

Rektor menyampaikan bahwa audit diharapkan memberi energi baru bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan performa keuangan kampus. “Semoga ini memberikan kepada kita semua energi baru untuk lebih meningkatkan kinerja dan performa keuangan di kampus kita UIN RIL ini,” ujarnya.

Ia menyebutkan, UIN RIL menunjukkan tren positif sebagaimana PTKIN dan UIN besar lainnya. Saat ini UIN RIL telah bertambah dua fakultas baru sehingga memiliki delapan fakultas dan program pascasarjana. Kampus juga tengah mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran dan berharap segera mendapatkan jadwal visitasi dari Kemendikti.

Baca Juga:  AS Ingatkan Kawasan Teluk soal Serangan ke Iran Usai Pemilu Sela

Selain itu, Rektor membeberkan sejumlah capaian yang diraih pada tahun lalu, di antaranya pengelolaan maturitas BLU terbaik nomor dua di kalangan PTKIN. Ia juga menegaskan kewajiban untuk menyelesaikan sejumlah temuan, baik pada masa kepemimpinan saat ini maupun sebelumnya. Terakhir, UIN RIL mendapatkan apresiasi dari Itjen Kemenag terkait Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan TLHP sebesar Rp0 (nihil).

Menurutnya, komitmen tersebut perlu ditunjukkan kepada publik dan negara, dalam hal ini BPK, bahwa Rektor dan seluruh jajaran memiliki keseriusan dalam mempertanggungjawabkan amanah yang diemban bersama.

“Tugas kita sebagai pengemban amanah tidak lain untuk menunjukkan kinerja dengan performa tertinggi, karena Allah Swt. akan menyaksikan apa yang kita perbuat, begitu pula Rasulullah SAW,” katanya.

Ia meminta seluruh jajaran dan tim, meskipun masih terdapat keterbatasan atau kekurangan, tetap berupaya mempertanggungjawabkan dan memperbaikinya dalam sisa waktu ke depan agar UIN RIL terus bertumbuh dan mendunia.

Rektor juga menyinggung sejumlah capaian lain seperti prestasi kampus hijau UI GreenMetric dan predikat Kampus Informatif. Ia berharap audit yang dilakukan BPK RI memberikan kebaikan bagi seluruh civitas akademika serta semakin meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.

Baca Juga:  Trump Mangkel dengan Zelensky, Washington tunda Kirim Rudal Patriot

“Semoga audit yang dilakukan memberikan kebaikan untuk kita semua,” ujarnya, seraya menegaskan pentingnya menjunjung tinggi independensi dan profesionalisme, karena setiap amanah dan kinerja harus dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, salah satu Tim BPK, Medianto Basuki, selaku Pengendali Teknis menjelaskan bahwa pemeriksaan keuangan merupakan amanat undang-undang dalam pengelolaan keuangan negara.

Tujuan pemeriksaan adalah memberikan opini terhadap kewajaran laporan keuangan tahun anggaran 2025. Ia juga menyampaikan ruang lingkup serta mekanisme pemeriksaan, dan memastikan kesiapan dokumen serta data dukung yang diperlukan selama proses audit.

Pemeriksaan dilaksanakan untuk menilai kesesuaian pengelolaan keuangan serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tim BPK RI juga menekankan perlunya dukungan pimpinan dalam penyediaan data dan dokumen selama proses audit.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan UIN RIL, mulai dari Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Pusat, hingga Kabag dan Koordinator.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi
Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier
Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame
Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing
Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame

Berita Terbaru

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance berbicara kepada wartawan dalam sebuah taklimat pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 8 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:50 WIB

Seorang trader sedang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange di New York City, Amerika Serikat, pada 14 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:38 WIB


Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan warga memeriksa lokasi pascaserangan udara Arab Saudi yang menargetkan sebuah pasar di Provinsi Al-Jawf, Yaman, pada 28 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:19 WIB