Trump Mangkel dengan Zelensky, Washington tunda Kirim Rudal Patriot

Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur pascaserangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur pascaserangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

WASHINGTON-Pemerintahan Amerika Serikat (AS) belum menyetujui pengalihan rudal pencegat Patriot ke Ukraina di tengah ketegangan mangkelnya Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, demikian dilaporkan The Washington Post pada Senin (19/10).

Setidaknya sebagian rudal tersebut dialihkan dari negara-negara yang bersahabat dengan Ukraina, tetapi penyerahan itu memerlukan persetujuan dari Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, menurut laporan tersebut, yang mengutip seorang pejabat AS dan tiga orang lain yang mengetahui hal itu.

Hegseth belum menolak secara resmi pengalihan rudal tersebut, namun juga belum menyelesaikan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyetujuinya, menurut laporan itu.

Baca Juga:  Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

AS tetap memegang kendali mengingat senjata-senjata tersebut buatan AS dan dikirim ke luar negeri berdasarkan perjanjian yang mensyaratkan bahwa pengalihan ke negara lain harus mendapat persetujuan AS, demikian disebutkan dalam laporan itu.

Seorang pejabat Ukraina mengatakan kepada surat kabar tersebut pada pekan lalu bahwa hanya tersisa “beberapa” rudal pencegat dalam persediaan Ukraina.

Penundaan ini terjadi di saat Trump berulang kali mengkritik Zelensky dalam beberapa pekan terakhir.

“Saya rasa sudah waktunya orang lain yang berunding atas nama Ukraina,” kata Trump kepada wartawan pada Senin. Sebelumnya pada bulan ini, dia menyerukan agar Kiev “mencari presiden baru.”

Baca Juga:  Wakapolres Mesuji  Jumling di Masjid Nurul Hidayah 

“Zelensky tidak tahu apa yang dia bicarakan,” kata Trump. “Zelensky seharusnya sudah mengakhiri perang ini sejak dulu.”

“Rusia, terus terang, sejauh ini bersikap baik terhadap Ukraina. Mereka tidak melakukan banyak hal,” kata Trump.

Dalam sebuah wawancara pada Minggu (18/10), Zelensky mengatakan dirinya tidak ingin percaya bahwa Washington berusaha mengakhiri konflik Rusia-Ukraina dengan mengorbankan Ukraina. “Namun, tampaknya memang demikian,” ujarnya. []


Penulis : Romy


Editor : ANis


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Tangkap 10 Tersangka, Menyusul Kekerasan Terhadap Diplomat Eropa
Gunung Anak Krakatau 13 Kali Letusan, Siaga
Menlu Turki dan UEA Kecam Serangan Houthi
DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal
KPK Geledah Kantor BNPB Sita Uang , Perhiasan Dan Mobil
Iran dan Rusia Sepakat Menentang “Unilateralisme Agresif” AS
Vietnam Atur Eropa, Teken EFTA
Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Trump Mangkel dengan Zelensky, Washington tunda Kirim Rudal Patriot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Israel Tangkap 10 Tersangka, Menyusul Kekerasan Terhadap Diplomat Eropa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Gunung Anak Krakatau 13 Kali Letusan, Siaga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Menlu Turki dan UEA Kecam Serangan Houthi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:58 WIB

DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal

Berita Terbaru

Bencana

Gunung Anak Krakatau 13 Kali Letusan, Siaga

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:08 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Turki dan UEA Kecam Serangan Houthi

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:52 WIB

Berita Utama

DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:58 WIB