Tunda Penerapan KRIS, Masih Banyak PR yang Harus Diselesaikan Terlebih Dahulu

Senin, 10 Juni 2024 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta penerapan program Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPSJ Kesehatan dievaluasi atau ditunda. Menurut Netty, pemerintah masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan sebelum bicara KRIS.

“Kami meminta agar program KRIS ini dievaluasi atau ditunda dulu. Masih terlalu dini menerapkan KRIS sementara di sistem kesehatan kita masih banyak PR dasar yang harus segera diselesaikan,” kata Netty dalam keterangan media yang diterima di Jakarta, Senin (10/6/2024).

Sebagaimana diketahui, jika mengacu pada Perpres Nomor 59 Tahun 2024, KRIS paling lambat akan diterapkan pada 30 Juni 2025. Namun, menurut Netty, penerapan KRIS yang terburu-buru justru akan menambah deretan panjang masalah kesehatan di Indonesia.

Baca Juga:  Antisipasi Lakalantas, Puluhan Truk ODOL Ditindak Polres Lampung Utara

“Banyak PR klasik di sistem kesehatan kita yang sampai saat ini belum selesai seperti perbaikan layanan, kekurangan nakes, obat-obatan, reaktifasi peserta non-aktif BPJS, tunggakan, ketersediaan kamar dan lain-lain yang harus tetap menjadi prioritas perbaikan,” tambahnya.

Pada sisi lain, Netty juga mengaku khawatir mengenai masih banyaknya fasilitas kesehatan yang tak siap dalam menerapkan KRIS. “Banyak rumah sakit yang tidak siap dan mengeluhkan soal kemampuan memenuhi KRIS. Jangan sampai mereka justru mengurangi tempat tidur demi untuk memenuhi KRIS sebagaimana yang diwajibkan pemerintah,” terang Politisi Fraksi PKS ini.

Baca Juga:  Gobel Bertemu Menko Polhukam Bahas Gelar Pahlawan Nasional untuk HB Jassin

“Sebelum penerapan KRIS saja tempat tidur di RS tidak mencukupi, apalagi kalau ada pengurangan maka bisa dibayangkan bagaimana penumpukan pasien akan semakin mengkhawatirkan,” tutup Politisi Fraksi PKS ini. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Polres Tulang Bawang Tangkap Dua Bandar Narkoba, Diamankan BB Sabu 100 Gram Lebih
JMSI Lampung Gelar Uji Kompetensi Wartawan
Festival Recaka Dibuka, Seni dan Budaya Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Tokoh Kedaton dan Langkapura Dukung Iqbal Ardiansyah jadi Walikota Bandar Lampung
Pj. Gubernur Samsudin Lepas Atlet Perwosi Lampung Ikuti Lomba Senam Kreasi Piala Ibu Negara RI Tahun 2024
GEGANA LAMPUNG PASTIKAN KEAMANAN KUNJUNGAN PRESIDEN RI DI LAMPUNG
Lengkapi Surat Kendaraan jika di Lamtim, Ops Patuh Segera di Mulai!
Presiden di RSUD Alimuddin Umar; Setiap RS yang Dikunjungi Dibantu CT Scan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 20:08 WIB

Polres Tulang Bawang Tangkap Dua Bandar Narkoba, Diamankan BB Sabu 100 Gram Lebih

Minggu, 14 Juli 2024 - 10:37 WIB

JMSI Lampung Gelar Uji Kompetensi Wartawan

Minggu, 14 Juli 2024 - 07:24 WIB

Festival Recaka Dibuka, Seni dan Budaya Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:29 WIB

Tokoh Kedaton dan Langkapura Dukung Iqbal Ardiansyah jadi Walikota Bandar Lampung

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:39 WIB

Pj. Gubernur Samsudin Lepas Atlet Perwosi Lampung Ikuti Lomba Senam Kreasi Piala Ibu Negara RI Tahun 2024

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:39 WIB

Lengkapi Surat Kendaraan jika di Lamtim, Ops Patuh Segera di Mulai!

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:02 WIB

Presiden di RSUD Alimuddin Umar; Setiap RS yang Dikunjungi Dibantu CT Scan

Sabtu, 13 Juli 2024 - 06:52 WIB

Lampung Begawi 2024, Samsudin Ajak Tingkatkan UMKM

Berita Terbaru

#CovidSelesai

JMSI Lampung Gelar Uji Kompetensi Wartawan

Minggu, 14 Jul 2024 - 10:37 WIB