Tim Peneliti UIN Raden Intan Lampung Kembangkan Model Kesiapan AI untuk Inovasi Pembelajaran

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus melanjutkan riset dalam Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI atau Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesia Research Funds Program (MoRA The AIR Funds).[De]

 Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus melanjutkan riset dalam Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI atau Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesia Research Funds Program (MoRA The AIR Funds).[De]

BANDAR LAMPUNG –  Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus melanjutkan riset dalam Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI atau Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesia Research Funds Program (MoRA The AIR Funds).

Riset yang dipimpin dosen UIN Raden Intan Lampung, Dr. Nanang Supriyadi, M.Si bersama Suherman, Ph.D dan tim itu kini memasuki tahap pengumpulan data lapangan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 19–21 Mei 2026.

Dalam pelaksanaan riset di Tanah Rencong Banda Aceh, tim peneliti menghimpun data langsung dari mahasiswa untuk memetakan kesiapan teknologi Artificial Intelligence (AI), sikap, serta kreativitas mahasiswa dalam mendukung inovasi pembelajaran, khususnya pada bidang Matematika dan Pendidikan Agama Islam (PAI).

Penelitian tersebut mengusung tema Model Kesiapan Teknologi AI, Sikap, dan Kreativitas sebagai Penggerak Inovasi Pembelajaran Matematika dan Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi.

Sebelumnya, tim juga telah menyelesaikan pengumpulan data di UIN Raden Fatah Palembang pada 6–8 Mei 2026. Penelitian ini selanjutnya direncanakan berlanjut ke sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya di DKI Jakarta, DI Yogyakarta, hingga Makassar.

Baca Juga:  Gubernur Mirza: 2027, Lampung 1 Desa 1 Sarjana

Rangkaian penelitian itu merupakan bagian dari penguatan ekosistem riset nasional yang telah dimulai sejak tahun lalu. Pengumpulan data awal dilakukan pada 27–28 April 2025 melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Raden Intan Lampung, khususnya Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Agama Islam.

Sebelum survei dilaksanakan, tim peneliti juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada 24 April 2025 di Kampus Hijau UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan tersebut bertujuan menyusun kisi-kisi instrumen penelitian dan panduan wawancara agar memenuhi standar akademik yang terukur.

FGD itu mendapat dukungan dari pimpinan universitas, mulai dari Rektor, Wakil Rektor II, hingga Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Raden Intan Lampung.

Penelitian mengenai kesiapan teknologi AI tersebut menjadi salah satu capaian UIN Raden Intan Lampung setelah lima tim dosennya dinyatakan lolos pendanaan dalam Program MoRA The AIR Funds Tahun 2025.

Penetapan itu tertuang dalam Pengumuman Hasil Seleksi MoRA The AIR Funds Tahun 2025 yang diterbitkan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI Nomor B-5144/SJ/B.X/PP/04/12/2025 tertanggal 30 Desember 2025.

Baca Juga:  UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin, menyampaikan apresiasi atas konsistensi tim peneliti yang terus melakukan pengumpulan data di berbagai daerah.

Menurutnya, riset tersebut tidak hanya mengangkat isu aktual terkait pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi akademik UIN Raden Intan Lampung di tingkat nasional.

“Program hibah hasil kolaborasi Kementerian Agama RI dan LPDP ini diharapkan mampu melahirkan model baru pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran, sekaligus memperkuat posisi UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung pengembangan riset menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Selain tim Dr. Nanang Supriyadi, empat tim dosen UIN Raden Intan Lampung lainnya juga lolos pendanaan MoRA The AIR Funds 2025, masing-masing dipimpin oleh Dr. Irwandani, M.Pd; Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag; Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M.Pd; serta Dr. Hanif, S.E., M.M.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi
Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas
Naik Damri Menuju Tiongkok
Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah
Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar
Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan
Krisis Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru: Bukti Lemahnya Tata Kelola Kementerian Pendidikan
Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:53 WIB

Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:49 WIB

Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:54 WIB

Naik Damri Menuju Tiongkok

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:39 WIB

Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:37 WIB

Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Naik Damri Menuju Tiongkok

Sabtu, 11 Jul 2026 - 14:54 WIB