Tak Ada Penghapusan Subsidi BBM , Mekanismenya Harus Dibahas Bersama DPR

Jumat, 21 Februari 2025 | 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi membantah adanya penghapusan bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Sebab, tegasnya, penghapusan subsidi harus mendapat persetujuan dari DPR.

Ini ditegaskan Bambang merespons bergulirnya isu penghapusan BBM bersubsidi. Dia menekankan BBM subsidi tidak bisa dihapus begitu saja tanpa dibahas di lembaga legislatif.

“Tidak ada wacana penghapusan subsidi, dan mekanisme terkait subsidi harus mendapat persetujuan DPR RI. Karena subsidi itu melekat di APBN. Presiden Prabowo malah menekankan untuk melindungi kebutuhan masyarakat kecil,” kata Bambang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (21/2/2025).

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu mengamini jika Presiden Prabowo Subianto menginginkan subsidi BBM tepat sasaran. Sehingga, kata dia, diperlukan pembenahan dalam penyaluran BBM subsidi tersebut.

“Presiden ingin subsidi tepat sasaran, dan sampai kepada masyarakat kecil yang berhak. Kita akui masih ada yang tidak tepat sasaran, tapi kita ke depan akan benahi agar tepat sasaran,” katanya.

Baca Juga:  Sekjen PBB Serukan Gencatan Senjata Permanen di Gaza

“Bapak presiden bercita-cita ingin ‘wong cilik podo gemuyu’, jadi kami yakin Presiden akan selalu berdiri terdepan untuk melindungi rakyat kecil,” timpalnya.

Di sisi lain, Bambang meluruskan pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yang dibelokkan oleh pihak tertentu. Dia menyatakan pernyataan Luhut bukan mengarah pada penghapusan subsidi melainkan perbaikan skema.

“Mungkin usul Pak Luhut, bukan penghapusan subsidi, tapi perbaikan skema agar subsidi tepat sasaran. Bahkan dalam Raker tahun 2023 Komisi VII dan Menteri ESDM Arifin tasrif menyepakati penggunaan BBM subsidi terkait pertalite hanya untuk sepeda motor dan angkutan umum. Dan solar hanya diperuntukkan kepada angkutan umum dan angkutan sembako, nelayan dan petani,” katanya.

Baca Juga:  SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Sebelumnya, Luhut memberi sinyal bahwa tidak akan ada lagi BBM subsidi dalam dua tahun ke depan atau 2027. Semua diharapkan bisa berlaku satu harga.

Luhut mengatakan ke depannya subsidi tidak akan lagi berbasis komoditas, melainkan berbasis kepada penerima berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Mungkin dalam waktu dua tahun kita bisa menuju ke satu harga, tidak ada lagi subsidi untuk barang, seperti BBM Solar atau apapun. Subsidi akan diberikan untuk orang-orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi,” kata Luhut dalam acara Bloomberg Technoz Economic Outlook di Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Februari 2025. (*)


Penulis : Heri S


Editor : Romi Agus


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Xi Jinping Bertemu Raja Oman; Memulihkan dan Melanggengkan
Setelah Luluh Lantakkan Hebron, Israel Tarik Pasukan
Ekspor Nonmigas Indonesia ke Tiongkok Capai 54,17 Miliar Dolar AS
Gubernur Mirza Dorong Peningkatan Keterampilan dan Daya Saing Tenaga Kerja Muda
Wakil Gubernur Jihan Nurlela Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pasar Kota Krui
Purnama Wulan Sari Mirza Canangkan Desa Tapis, Perkuat Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan
Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Xi Jinping Bertemu Raja Oman; Memulihkan dan Melanggengkan

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIB

Setelah Luluh Lantakkan Hebron, Israel Tarik Pasukan

Selasa, 3 November 2026 - 10:36 WIB

Ekspor Nonmigas Indonesia ke Tiongkok Capai 54,17 Miliar Dolar AS

Selasa, 3 November 2026 - 09:46 WIB

Gubernur Mirza Dorong Peningkatan Keterampilan dan Daya Saing Tenaga Kerja Muda

Selasa, 3 November 2026 - 09:38 WIB

Wakil Gubernur Jihan Nurlela Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pasar Kota Krui

Berita Terbaru

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Sultan Haitham bin Tarik al-Said dari Oman bersama-sama menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama yang mencakup berbagai bidang, termasuk rantai industri dan rantai pasokan, pembangunan hijau, serta keuangan digital, usai pembicaraan mereka di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 2 November 2026. Xi mengadakan pembicaraan dengan Sultan Haitham bin Tarik al-Said dari Oman, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok, di Balai Agung Rakyat di Beijing pada Senin (2/11). (Xinhua)

Berita Utama

Xi Jinping Bertemu Raja Oman; Memulihkan dan Melanggengkan

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:00 WIB

Asap membubung setelah pasukan Israel meledakkan rumah dua warga Palestina yang dituduh menewaskan dua tentara Israel di Hebron, Tepi Barat bagian selatan, pada 30 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Setelah Luluh Lantakkan Hebron, Israel Tarik Pasukan

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:47 WIB