Sopir PT SELOG Akui Dapat Jatah Biosolar 5–50 Liter untuk Distribusi Barang Alfamart di Lampung Utara

Rabu, 4 November 2026 | 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Dugaan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar Subsidi untuk operasional puluhan kendaraan distribusi barang jaringan ritel Alfamart di Kabupaten Lampung Utara mulai terkuak.

Kali ini, seorang perwakilan PT Serasi Logistik Indonesia (PT SELOG) Rohman yang bertugas sebagai driver dan sejumlah jobdesk lainnya mengungkapkan mekanisme pemberian jatah BBM jenis Biosolar kepada para sopir sebelum melakukan pengiriman barang.

Saat dikonfirmasi di Distribution Center (DC) PT Sumber Alfaria Trijaya, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Rabu 04 November 2026, Rohman mengatakan bahwa jatah Biosolar yang diberikan kepada sopir menyesuaikan jarak tempuh pengiriman.

Menurutnya, untuk pengiriman barang ke wilayah dalam kota, sopir mendapatkan jatah sekitar 5 hingga 10 liter. Sementara untuk pengiriman ke luar kota, jatah BBM bisa mencapai 50 liter, termasuk kebutuhan perjalanan pergi dan kembali ke gudang.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang disampaikan pihak PT SELOG terdapat 50 armada kendaraan mobil box yang beroperasional setiap harinya.

Ia juga mengungkapkan bahwa surat jalan beserta uang operasional dan pembelian BBM diberikan secara tunai oleh petugas checker bernama Ralo setelah menerima data pendistribusian barang dari pihak manajemen PT Sumber Alfaria Trijaya.

“Dikasih surat jalan. Kalau uang jalan untuk operasional dan beli Biosolar dikasih tunai, Bang. Jadi pas kita ngisi minyak itu kita bayar cash,” ujar Rohman.

Baca Juga:  Keluarga Delapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Lampung Utara Minta Keadilan

Terkait lokasi pengisian BBM, Rohman menyebut para sopir tidak diwajibkan mengisi di satu SPBU tertentu, termasuk SPBU Kembang Tanjung Bu Jum. Para sopir diperbolehkan melakukan pengisian di SPBU lain apabila memungkinkan.

Meski demikian, Rohman secara tersirat mengakui bahwa aktivitas operasional armada di garasi PT SELOG yang berada di lingkungan DC Alfamart Lampung Utara masih terdapat campur tangan pihak manajemen PT Sumber Alfaria Trijaya.

Ketika dimintai klarifikasi lebih jauh mengenai mekanisme operasional dan kebijakan perusahaan terkait penggunaan Biosolar tersebut, Rohman menyebut bahwa pihak yang paling berkompeten memberikan penjelasan resmi adalah pimpinannya di Bandar Lampung, bernama Rudi.

Menurut Rohman, Rudi merupakan perwakilan PT SELOG yang berhubungan dengan kantor pusat perusahaan di Jakarta.

Terpisah, Perwakilan PT SELOG Bandar Lampung, Rudi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan pihak wartawan jika ingin melakukan konfirmasi harus melampirkan surat resmi yang nantinya akan diteruskan ke kantor pusat termasuk legal perusahaan.

“Salam kenal bang. Terkait wawancara, mohon bisa dibuatkan surat resmi ya bang agar nanti dapat saya sampaikan ke legal kami dan manajemen di HO (Head Office) ya bang serta feedbacknya,” ujar Rudi merespon awak media.

Sebelumnya, aktivitas sejumlah armada kendaraan yang diduga mengangkut dan mendistribusikan barang dagangan ke gerai Alfamart di wilayah Lampung Utara menggunakan BBM jenis Solar Subsidi juga menjadi sorotan.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3

Dugaan tersebut mencuat setelah seorang sopir truk ditemui sedang mengantre pengisian Solar Subsidi di SPBU 24.345.82 Kembang Tanjung, Kecamatan Abung Selatan, Selasa 03 November 2026.

Saat dikonfirmasi, sopir tersebut mengaku rutin mengisi Solar Subsidi di SPBU itu sebelum menjalankan aktivitas pengiriman barang ke sejumlah toko tujuan.

Mengenai asal kendaraan yang digunakan, sopir tersebut menyebut armada itu berasal dari gudang Alfamart. Ia juga mengaku hanya menerima surat jalan serta uang operasional dan BBM untuk menjalankan tugas distribusi.

“Iya (dari gudang Alfamart). Ini masih antre Solar, Bang,” ujarnya saat itu.

Di lokasi berbeda, awak media juga menemukan surat jalan yang mencantumkan nama PT Serasi Logistik Indonesia, perusahaan yang disebut sebagai penyedia jasa logistik untuk distribusi barang ke jaringan ritel Alfamart.

Sementara itu, saat awak media mendatangi SPBU 24.345.82 Kembang Tanjung untuk meminta klarifikasi, salah seorang petugas menyampaikan bahwa pemilik SPBU sedang tidak berada di kantor.

“Ibu lagi enggak ada di kantor, sedang istirahat,” kata petugas tersebut. []


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menatap Realitas Baru: Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO
Program Keringanan Pembayaran Pajak Kendaraan di Lampung Utara Tembus Ribuan Unit per Bulan
Lampung Economic and Investment Forum 2026, Momentum Perluas Investasi dan Buka Lapangan Kerja
Soal Penyadapan, PKS Minta Usut Tuntas hingga Aktor Intelektual
Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum
Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun
Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden
Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:49 WIB

Menatap Realitas Baru: Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO

Rabu, 4 November 2026 - 14:22 WIB

Sopir PT SELOG Akui Dapat Jatah Biosolar 5–50 Liter untuk Distribusi Barang Alfamart di Lampung Utara

Rabu, 4 November 2026 - 10:51 WIB

Program Keringanan Pembayaran Pajak Kendaraan di Lampung Utara Tembus Ribuan Unit per Bulan

Rabu, 4 November 2026 - 10:46 WIB

Lampung Economic and Investment Forum 2026, Momentum Perluas Investasi dan Buka Lapangan Kerja

Rabu, 4 November 2026 - 10:27 WIB

Soal Penyadapan, PKS Minta Usut Tuntas hingga Aktor Intelektual

Berita Terbaru