Setelah Sumut dan Jatim, Relawan Pejuang Puan Muncul di Banten

Senin, 1 Agustus 2022 | 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

BANTEN — Dukungan masyarakat untuk Puan Maharani terus mengalir, kali ini dari masyarakat Banten.

Dihadiri ratusan orang, masyarakat dari kelompok buruh, tani, tokoh masyarakat dan pemuda yang menyebut dirinya Relawan Pejuang Puan Maharani Banten dideklarasikan di Pandeglang, Minggu (31/7).

Koordinator Relawan Pejuang Puan Maharani Banten Dzakir Irham mengatakan, relawan tersebut terbentuk sebagai dukungan kepada Puan Maharani untuk maju dalam kontestasi sebagai presiden pada Pemilu 2024.

“Deklarasi rakyat ini menggambarkan situasi politik di Banten, di mana Puan Maharani mendapat tempat di sebagian besar kelompok tani, buruh, masyarakat desa, seluruh peserta deklarasi tidak ada satupun dari kader Parpol, murni masyarakat di tingkat bawah,” ujarnya, Senin 1 Agustus 2022.

Banten Selatan yang didominasi kelompok masyarakat agraris, kata dia, menyambut antusias munculnya nama Puan Maharani menjadi salah satu capres yang mulai ramai diperbincangkan publik.

Baca Juga:  Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood

“Banten juga terbukti ramah terhadap pemimpin perempuan, banyak pemimpin perempuan lahir di Banten, sehingga masyarakat punya perasaan berbeda ketika ada Puan Maharani sebagai kandidat Capres 2024, gerakan ini semoga diikuti masyarakat provinsi lain,” katanya.

Fenomena munculnya relawan Puan Maharani di Banten tersebut menurut Pengamat Politik Universitas Islam Syekh Yusuf Adib Miftahul bukti jika Puan sosok yang sebenarnya hadir dalam ingatan kolektif masyarakat.

“Munculnya relawan-relawan Puan Maharani di berbagai daerah, salah satunya di Banten adalah getaran politik perlawanan terhadap hasil survey. Karena Puan kalau disurvey sering tidak masuk urutan atas. Makanya getaran politik dengan deklarasi ini saya kira penting, bahwa pesan yg disampaikan adalah pilpres bukan soal survey saja yang penting, terapi akar rumput militansi juga punya andil besar,” ujarnya.

Dukungan dari kelompok masyarakat akar rumput ini dinilai Adib wajar, karena PDIP adalah partai wong cilik yang dekat dengan pemilih di akar rumput.

Baca Juga:  Siswa dan Guru SMPN 5 Rembang Terserang Diare, Komisi IX Soroti Keamanan MBG

Menurutnya, dengan fenomena kemunculan relawan-relawan yang menyatakan diri mendukung Puan sebagai capres, cucu proklamator Kemerdekaan RI Soekarno itu berpeluang besar diusung sebagai capres dari PDIP.

“Ditambah Puan adalah elit dari PDIP yang nota bene partai pemenang pemilu dengan suara 19 juta lebih. Militansi PDIP yang cenderung solid dengan suara besar tadi itu turut jadi andil bahwa deklarasi akar rumput dan sokongan partai juga bisa jadi modal besar, bukan hanya survey,” pungkasnya.

Sebelumnya, relawan Puan Maharani juga dideklarasikan di wilayah Jawa Timur dan Sumater Utara. Relawan dari dua provinsi itu menyatakan komitmennya terus bergerak untuk menyosialisasikan Puan Maharani ke masyarakat lain di akar rumput sebagai Capres 2024. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah
Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya
Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Berita Terbaru

GUbernur Mirza di Lampung Tengah bincang terkait infrastruktur sekolah [Na]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agu 2026 - 22:00 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB