LOS ANGELES-Para pejabat kesehatan Los Angeles County sedang menyelidiki satu kasus campak yang melibatkan seorang pengunjung yang berpotensi menularkan penyakit dan menghabiskan waktu sekitar 11 jam di Universal Studios Hollywood pada 26 Juli. Para pejabat kesehatan itu juga memperingatkan bahwa orang-orang yang berada di taman hiburan tersebut pada hari itu kemungkinan telah terpapar campak.
Departemen Kesehatan Masyarakat Los Angeles County pada Rabu (5/8) mengatakan bahwa orang itu berada di taman hiburan tersebut dari pukul 10.00 hingga 21.00 waktu setempat pada hari itu. Sejumlah pejabat kesehatan mengatakan siapa pun yang berada di sana selama rentang waktu tersebut harus memastikan bahwa mereka terlindungi dari campak dan memantau gejala yang mungkin muncul hingga 16 Agustus, yaitu akhir masa inkubasi selama periode 21 hari di mana penyakit dapat berkembang setelah paparan.
Campak menyebar melalui udara saat orang yang terinfeksi bernapas, berbicara, batuk, atau bersin. Virus tersebut dapat bertahan di udara atau pada permukaan setelah orang yang terinfeksi pergi, sehingga lingkungan dalam ruangan yang ramai dan periode paparan dalam waktu lama menjadi perhatian khusus. Sejumlah pejabat Los Angeles County menuturkan bahwa seseorang yang terinfeksi dapat menularkan campak mulai empat hari sebelum ruam muncul hingga empat hari setelah ruam muncul.
Campak dinyatakan telah dieliminasi di Amerika Serikat (AS) pada tahun 2000, yang berarti penyakit tersebut tidak lagi menyebar secara terus-menerus di negara itu, namun wabah masih terjadi ketika para pelancong membawa virus tersebut ke komunitas-komunitas dengan cakupan vaksinasi yang belum memadai. Sejumlah pejabat kesehatan menyatakan bahwa dua dosis vaksin campak, gondongan, dan rubella memiliki efektivitas sekitar 97 persen dalam mencegah campak, sedangkan satu dosis memiliki efektivitas sekitar 93 persen. []
Sejumlah pengunjung mengabadikan foto pada malam pembukaan Halloween Horror Nights 2024 di Universal Studios Hollywood di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 5 September 2024. (Xin)
Penulis : Desty E
Editor : Romy Agus
Sumber Berita : Jakarta-Xinhua

















