Selimut Hangat dari Ketum Bhayangkari untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

CIANJUR – Secercah senyum para pengungsi korban gempa Cianjur di Markas Polres Cianjur ketika menerima bantuan selimut dan kasur busa dari Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo.

Selain selimut dan kasur busa, istri dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga membagikan pakaian dan celana untuk para korban yang rumahnya luluh lantak akibat gempa magnitudo 5,6 SR, pada Senin (21/11) siang kemarin.

Para pengungsi bersyukur mendapat bantuan tersebut. Pasalnya sejak mengungsi di tenda-tanda darurat, mereka tidur beralaskan tikar. “Alhamdulillah bermanfaat semoga bertambah rejekinya ibu Ketum Bhayangkari,” kata Cicih (63), warga Kampung Cikukuluk, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota, Selasa (22/11).

Baca Juga:  Sultan Dorong Model Baru Pembangunan Daerah

Ia mengatakan alasan mengungsi di tenda pengungsian karena kondisi rumah retak akibat gempa. Selain itu juga takut akan ada gempa susulan. “Alhamdulillah sekarang tidur lebih hangat ada kasur dan juga selimut,” tuturnya.

Selain kebutuhan selimut dan kasur, bantuan sembako juga dibagikan untuk warga yang wilayahnya terdampak gempa. Bantuan sebanyak 3.000 sembako itu kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dedi memberikan bantuan secara simbolis kepada para korban.

Baca Juga:  Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung

Dedi menuturkan bahwa pada hari ini, Kapolri juga akan ke Cianjur. Selain akan turun langsung mendistribusikan sembako, juga melihat penanganan dan evakuasi korban gempa Cianjur. “Bantuan ini sedikit untuk meringankan beban masyarakat,” tandas Dedi.

Menurut Dedi, perlu sinergitas, kerjasama dan kolaborasi dalam penanganan gempa dari TNI-Polri, BNPB, Basarnas dan pemerintah setempat, relawan dan juga masyarakat. “Yang menjadi fokus penanganan kita adalah evakuasi para korban mulai dari kemarin hingga saat ini,” ujarnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung
Danantara Ungkap Minat Investor Tiongkok pada PLTS, tekstil, dan hilirisasi Mineral
Menkomdigi Bertemu Kapolri Laporkan Maraknya Judol
Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset
Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok
488 Keluarga Palestina Terdampak Operasi Militer Israel
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:59 WIB

JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Danantara Ungkap Minat Investor Tiongkok pada PLTS, tekstil, dan hilirisasi Mineral

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Menkomdigi Bertemu Kapolri Laporkan Maraknya Judol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok

Berita Terbaru

Berita Utama

JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:59 WIB

Berita Utama

Menkomdigi Bertemu Kapolri Laporkan Maraknya Judol

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:52 WIB

Berita Utama

Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:49 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 26 Oktober 2026 ini memperlihatkan rumah-rumah prefabrikasi di lokasi relokasi warga desa yang terdampak gempa di Maru, wilayah Baqen, Kota Nagqu, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Bencana

Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:22 WIB