HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 | 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Kesehatan Makkah Perlu Ditambah

Tenaga Kesehatan Makkah Perlu Ditambah

ANGGOTA Tim Pengawas Haji DPR RI 2026 sekaligus Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menyoroti serius minimnya tenaga kesehatan bagi jemaah haji Indonesia saat melakukan peninjauan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Makkah, (23/5/2026). Dalam kunjungannya, ia menyebut jumlah tenaga kesehatan yang tersedia saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal untuk melayani lebih dari 200 ribu jemaah haji Indonesia. Ia mengatakan total tenaga kesehatan yang ada baru sekitar 1.200 orang.

“Tenaga kesehatan kita masih sangat kurang karena jumlahnya sekarang masih sekitar 1.200 dengan jumlah jemaah haji kita yang 200.000 sekian. Tentunya ini masih jauh dari cukup,” kata Nihayatul kepada Heri Suroyo, lintaslampung-Parlementaria.

Baca Juga:  Beban Utang Membengkak, Kamarussamad Dorong Perbaikan Kualitas Belanja

Ia menjelaskan kekurangan paling terasa terjadi pada petugas kesehatan kloter. Dari kebutuhan ideal sekitar 1.600 petugas, saat ini baru tersedia sekitar 700 orang. “Bahkan ada satu kloter yang tidak ada petugas kesehatannya karena visanya tidak keluar,” ujarnya.

Menurut Nihayatul, kondisi itu menjadi tantangan serius karena mayoritas jemaah haji Indonesia merupakan lansia dan kelompok risiko tinggi yang membutuhkan pengawasan medis lebih intensif. Ia menambahkan kebijakan rumah sakit di Arab Saudi yang mewajibkan satu pasien didampingi satu penjaga juga memperberat beban petugas kesehatan di lapangan.

Baca Juga:  Innalillah...3 Meninggal Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih

“Dua orang yang sakit ini harus ada penjaganya satu orang, dan penjaga itu harus petugas,” katanya.

Komisi IX dan Timwas Haji DPR, lanjutnya, akan membahas kebutuhan riil tenaga kesehatan untuk musim haji mendatang agar pelayanan medis terhadap jemaah bisa lebih optimal. “Kita berharap tahun depan idealnya memang seluruh petugas tenaga kesehatan sekitar 1.900-an,” tutur Nihayatul. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Hari Pertama Sekolah
Pastikan Makanan Berkualitas untuk Siswa, Pemprov Lampung Berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Lampung Perkuat Pengawasan MBG
Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Bersama Kajati Turun Langsung Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi dan Dukung Program Prioritas Nasional
Sekdaprov Lampung Dorong Percepatan Program Prioritas Pembagunan Lewat Penguatan Kolaborasi Antarlembaga
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan ASDP, Dorong Optimalisasi Bakauheni Harbour City sebagai Penggerak Ekonomi Daerah 
Danbrigif 4 Mar/BS Tekankan Soliditas dan Karakter Prajurit “JAWARA“ pada Apel Gabungan di Lampung
Kapolres Mesuji Apresiasi Respon Cepat Polsek Simpang Pematang Tanggapi Laporan Warga Terkait Karhutla

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:34 WIB

Wagub Jihan Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Hari Pertama Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 20:32 WIB

Pastikan Makanan Berkualitas untuk Siswa, Pemprov Lampung Berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Lampung Perkuat Pengawasan MBG

Senin, 13 Juli 2026 - 20:29 WIB

Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Bersama Kajati Turun Langsung Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal

Senin, 13 Juli 2026 - 20:26 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi dan Dukung Program Prioritas Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 20:18 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Percepatan Program Prioritas Pembagunan Lewat Penguatan Kolaborasi Antarlembaga

Berita Terbaru