Dosen UIN Raden Intan Lampung Presentasikan Instrumen Kesiapan AI Calon Guru pada Konferensi Internasional JURE 2026 di Estonia

Senin, 13 Juli 2026 | 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Suherman, PhD, mempresentasikan hasil penelitiannya tentang instrumen kesiapan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi calon guru pada Junior Researchers of EARLI (JURE) Conference 2026.[]

Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Suherman, PhD, mempresentasikan hasil penelitiannya tentang instrumen kesiapan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi calon guru pada Junior Researchers of EARLI (JURE) Conference 2026.[]

Tartu, Estonia – Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Suherman, PhD, mempresentasikan hasil penelitiannya tentang instrumen kesiapan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi calon guru pada Junior Researchers of EARLI (JURE) Conference 2026.

Konferensi internasional tahunan yang diselenggarakan European Association for Research on Learning and Instruction (EARLI) itu berlangsung pada 6–10 Juli 2026 di University of Tartu, Estonia.

Suherman tampil sebagai salah satu pemakalah pada konferensi bertema “Learning in Transition: Science, Society and the Challenges of Tomorrow” yang mempertemukan peneliti muda, akademisi, dan mahasiswa doktoral dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru di bidang pendidikan, pembelajaran, psikologi pendidikan, teknologi pendidikan, serta pengembangan guru.

Tahun ini, JURE Conference diikuti ratusan peserta dari lebih dari 40 negara yang berasal dari berbagai kawasan dunia, mulai dari Eropa, Asia, Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, hingga Oseania.

Keberagaman tersebut tercermin dari partisipasi peneliti yang berasal dari Estonia, Finlandia, Jerman, Belanda, Inggris, Swiss, Austria, Hungaria, Italia, Spanyol, Portugal, Belgia, Swedia, Norwegia, Lithuania, Latvia, Polandia, Republik Ceko, Slovakia, Turki, Israel, Uni Emirat Arab, Kazakhstan, Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, Jepang, Filipina, Indonesia, Vietnam, Kanada, Amerika Serikat, Chili, Kolombia, Zimbabwe, Ethiopia, Maroko, Selandia Baru, dan berbagai negara lainnya.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi, Mahasiswa KKN UIN RIL Bersama Perangkat Kelurahan Kangkung Gelar Kerja Bakti Bersama

Selain mengikuti parallel sessions, poster presentations, roundtable discussions, dan symposium, para peserta juga memperoleh wawasan dari para pakar pendidikan dunia melalui sesi keynote lectures. Berbagai isu mutakhir dibahas dalam forum tersebut, di antaranya kecerdasan artifisial (AI), asesmen pembelajaran, teknologi pendidikan, hingga pengembangan profesional guru.

Pada sesi parallel paper, Suherman mempresentasikan penelitian berjudul “AI Readiness Assessment for Pre-Service Teacher Education: Development and Validation”. Penelitian tersebut membahas pengembangan dan validasi instrumen untuk mengukur tingkat kesiapan kecerdasan artifisial (AI Readiness) pada calon guru.

Riset tersebut melibatkan 297 mahasiswa calon guru di Indonesia dengan analisis menggunakan Rasch Modeling untuk mengevaluasi validitas, reliabilitas, kesesuaian butir, bias butir, serta fungsi skala Likert.

Hasil penelitian menunjukkan instrumen yang dikembangkan memiliki kualitas psikometrik yang sangat baik serta memenuhi kriteria kesesuaian butir dan unidimensionalitas. Selain itu, sebagian besar responden memiliki tingkat kesiapan AI pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, dengan perbedaan gender yang relatif kecil.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa instrumen ini dapat dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan tenaga kependidikan untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri calon guru dalam mengintegrasikan AI secara efektif, bertanggung jawab, dan beretika dalam proses pembelajaran.

Penelitian yang dipresentasikan pada JURE 2026 merupakan bagian dari riset yang didukung oleh Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama atau Ministry of Religious Affairs the Awakening Indonesian Research Funds (MoRA The AIR Funds), dengan Dr. Nanang Supriadi sebagai ketua peneliti. Dukungan pendanaan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan riset inovatif yang berkontribusi terhadap transformasi pendidikan di era kecerdasan artifisial.

Baca Juga:  Wakil Rektor II UIN RIL Prof. Safari Terpilih sebagai Ketua IKA UIN Sunan Kalijaga Wilayah Lampung

Konferensi ini diselenggarakan di University of Tartu, Estonia. Tartu dikenal sebagai kota pendidikan yang menjadi rumah bagi University of Tartu, salah satu universitas tertua dan paling bergengsi di kawasan Eropa Utara yang didirikan pada 1632.

Estonia sendiri dikenal sebagai salah satu negara terdepan dalam transformasi digital, terutama melalui pengembangan layanan publik berbasis digital (e-government) dan inovasi teknologi. Kondisi tersebut menjadikan Estonia sebagai lokasi yang relevan untuk mendiskusikan masa depan pendidikan berbasis teknologi dan kecerdasan artifisial.

Keikutsertaan Suherman pada JURE Conference 2026 menjadi wujud komitmen UIN RIL dalam meningkatkan kualitas penelitian sekaligus memperluas jejaring akademik internasional. Melalui forum ilmiah tersebut, hasil-hasil penelitian dosen UIN RIL semakin dikenal di tingkat global dan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan calon guru menghadapi tantangan pembelajaran di era AI.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Berita Terbaru

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB