Begawi Festival 2026, Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Kreatif Tanpa Meninggalkan Budaya

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN— Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan pembangunan daerah dengan pelestarian nilai-nilai adat dan budaya. Menurutnya, kekayaan alam Lampung yang subur harus dikelola dengan fondasi karakter yang kuat agar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Begawi Festival bertema “Akselerasi Generasi Muda dalam Harmonisasi dan Kreativitas di Lingkungan Bumi Siger Lampung” di Radin Inten Beach, Lampung Selatan, Sabtu (11/7/2026).

Gubernur menegaskan bahwa adat bukan sekadar simbol atau tradisi seremonial, melainkan mengandung nilai-nilai kehidupan yang mendalam. Nilai-nilai filosofis tersebut menjadi pilar penting yang harus dijaga dan dipegang teguh di tengah arus modernisasi.

Gubernur juga menyoroti peran penting generasi muda dalam melestarikan warisan budaya. Menurutnya, apabila generasi muda tidak dibekali dengan nilai-nilai adat Lampung, meskipun kelak berhasil mencapai berbagai kemajuan, mereka akan kehilangan karakter dan jati diri sebagai masyarakat Lampung.

Ia menegaskan bahwa prinsip-prinsip kearifan lokal masyarakat Lampung harus menjadi pedoman bagi siapa pun yang menetap, berkarya, dan mengabdi di Provinsi Lampung.

“Adat Piil Pesenggiri, Nengah Nyimah, Nengah Nyappur, Juluk-Adek, dan nilai-nilai luhur lainnya telah membawa masyarakat Lampung melewati berbagai peradaban, masa penjajahan, kemerdekaan, hingga era reformasi dengan tetap menjaga jati diri,” ujar Gubernur.

Baca Juga:  Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan

Gubernur menambahkan bahwa generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan yang kreatif dan inovatif, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi kekuatan Lampung dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menyampaikan apresiasi atas penganugerahan gelar adat kepada Pangdam XXI/Radin Inten sebagai Pangeran Satria Negara.

Menurut Zulkifli, gelar tersebut bukan sekadar bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan antara TNI dengan masyarakat adat Lampung sekaligus amanah untuk terus menjaga persatuan dan mengabdi kepada bangsa.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai adat dan budaya merupakan fondasi penting dalam memperkuat identitas bangsa. Keberagaman budaya Indonesia, menurutnya, harus menjadi perekat persatuan, bukan menjadi sumber perpecahan.

“Budaya yang kuat akan menjadikan bangsa ini semakin maju,” ujar Zulkifli.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta bergotong royong mendukung pembangunan untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing.

Baca Juga:  422 WBP Lapas Kelas IIA Kalianda Dapat Remisi HUT ke-81 RI, Enam Menatap Pintu Kebebasan

Begawi Festival yang digelar di Radin Inten Beach, Lampung Selatan, juga menghadirkan pameran produk UMKM lokal, sajian kuliner khas, serta berbagai pertunjukan seni dan budaya Lampung. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penganugerahan gelar adat Pangeran Satria Negara kepada Pangdam XXI/Radin Inten.

Begawi bukan sekadar ritual seremonial, melainkan perwujudan rasa syukur dan penghormatan terhadap tatanan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Lampung. Prosesi utama yang dilaksanakan meliputi rangkaian adat yang sakral, termasuk prosesi penyucian diri yang dikenal dengan istilah Turun Mandi.

Gubernur juga mengapresiasi seluruh panitia, komunitas, organisasi kepemudaan, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Begawi Festival. Ia berharap kegiatan tersebut terus menjadi agenda yang mampu melahirkan karya-karya kreatif, memperkuat kecintaan terhadap budaya Lampung, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, akan terus mendukung berbagai ruang kreativitas dan pengembangan potensi generasi muda sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung yang maju, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan semangat kebersamaan.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Lampung Selatan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum
OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla
Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport
Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:28 WIB

OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:43 WIB

#indonesiaswasembada

OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:28 WIB

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan [lmp]

#indonesiaswasembada

Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:23 WIB

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB