Santri Sukses? 4 Kunci Harus Dimiliki

Jumat, 9 September 2022 | 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

BANDARLAMPUNG – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Puji Raharjo menyebut 4 sikap yang harus dimiliki oleh seorang santri untuk dapat mencapai kesuksesan. Ke empat hal tersebut adalah communication, critical thinking, creativity, dan collaboration.

Communication atau kemampuan komunikasi menurut Puji merupakan keterampilan yang sangat berharga di dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. “Berkomunikasi merupakan kegiatan mentransfer informasi, baik secara lisan maupun tulisan. Komunikasi merupakan hal penting dalam peradaban manusia,” jelasnya saat melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Darul Ishlah Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang pada Rabu (31/8).

Kemudian lanjutnya, Critical Thinking adalah keterampilan berpikir kritis yang merupakan keterampilan fundamental pada pembelajaran di abad ke 21. “Kemampuan/keterampilan berpikir kritis mencakup kemampuan mengakses, menganalisis, mensintesis informasi yang dapat diajarkan, dilatihkan dan dikuasai,” jelasnya dikutip dari laman Kemenag Lampung.

Baca Juga:  Tahta Rona Yakub Ketua  DPD APPSI Lampung Utara

Selanjutnya creativity atau kreativitas lanjutnya, merupakan kemampuan untuk mengembangkan, melaksanakan, dan menyampaikan gagasan-gagasan baru kepada yang lain, bersikap terbuka dan responsif terhadap perspektif baru dan berbeda.

Sementara sikap terakhir adalah collaboration atau kolaborasi yakni berkenaan dengan kemampuan seseorang dalam menciptakan penggabungan hal baru. “Kolaborasi dan kerjasama tim dapat dikembangkan melalui pengalaman yang ada di dalam pondok, antar pondok, dan di luar pondok,” jelasnya.

Dalam artikel NU Online berjudul Peran Santri Wujudkan Indonesia Emas 2045 ditegaskan bahwa santri di era saat ini tidak hanya mencukupkan diri untuk mendalami ilmu agama. Tanpa menafikan hal tersebut, para santri juga harus mulai merambah bidang keilmuan lainnya guna menebar kemanfaatan dan kemaslahatan di berbagai sektor.

Baca Juga:  Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”

Hal ini sudah mulai diterapkan dengan kemunculan sekolah-sekolah kejuruan di berbagai pesantren. Mereka mendapatkan pengetahuan agama di pondok dan pengetahuan kejuruan di sekolah. Maka tak aneh jika bermunculan santri yang tidak saja ahli di bidang keagamaan, namun juga bidang pengetahuan umum lainnya.

Cita-cita ini sebetulnya sudah sejak lama diidam-idamkan oleh KH Abdul Wahid Hasyim. Ia tidak ingin mendikotomikan antara ilmu pengetahuan agama dan umum sehingga keduanya tersekat. Tak ayal, sejak awal ia telah membentuk sekolah di Pondok Pesantren Tebuireng yang diasuh oleh ayahnya itu, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, yang tidak saja mengajarkan pengetahuan agama dan bahasa Arab, tetapi juga mengajarkan berbagai bahasa dunia, seperti Inggris, Belanda, dan Jerman.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal
Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood
Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak
Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”
Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China
Pemprov-DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Kekerasan Israel, Angka Kematian Anak Gaza Terus Bertambah
Awak Shenzhou-21 Tampil di Hadapan Publik Usai Rekor Misi Antariksa selama 210 Hari

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:10 WIB

Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:40 WIB

Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:01 WIB

Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 23 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah area pemakaman di dekat Bunia, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo. (Xin)

#indonesiaswasembada

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal

Sabtu, 8 Agu 2026 - 03:17 WIB

Sejumlah pengunjung mengabadikan foto pada malam pembukaan Halloween Horror Nights 2024 di Universal Studios Hollywood di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 5 September 2024. (Xin)

#indonesiaswasembada

Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood

Sabtu, 8 Agu 2026 - 03:10 WIB

Diduga Jenis Serangga Ini Penyebar DBD Kongo di Irak

#indonesiaswasembada

Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak

Sabtu, 8 Agu 2026 - 02:40 WIB

Trump Hentikan Serangan

#indonesiaswasembada

Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”

Sabtu, 8 Agu 2026 - 01:01 WIB

Salak Indonesia Masuk Pasar China dan Terus Meningkat

#indonesiaswasembada

Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:27 WIB