Rieke Diah Pitaloka: Foto Jurnalistik Parlemen Jadi Warisan Sejarah Demokrasi Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 | 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menegaskan peran strategis jurnalis parlemen dalam mengawal demokrasi dan mencatat perjalanan sejarah bangsa. Menurutnya, setiap karya jurnalistik, khususnya foto-foto yang dihasilkan wartawan parlemen, bukan sekadar dokumentasi visual, melainkan warisan sejarah yang akan menjadi rujukan bagi generasi mendatang dalam memahami proses demokrasi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Rieke saat membuka Pameran Foto Jurnalistik dengan tema “Warna-warni Parlemen #16”, sekaligus meluncurkan rangkaian Anugerah Jurnalistik Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Rieke mengenang awal perjalanan politiknya ketika pertama kali dilantik sebagai anggota DPR RI lebih dari tiga dekade lalu. Momen tersebut, kata dia, terekam oleh jurnalis parlemen dan menjadi bagian dari perjalanan sejarahnya sebagai wakil rakyat.

“Selama mengemban amanah rakyat di gedung ini saya tidak pernah melangkah sendirian. Selalu ada dedikasi luar biasa dari rekan-rekan media yang tergabung dalam KWP yang mengawal setiap proses demokrasi di parlemen,” ujar Rieke.

Ia menilai media memiliki peran penting dalam memastikan suara masyarakat tetap terdengar di ruang-ruang pengambilan kebijakan. Menurutnya, setiap pembahasan undang-undang, fungsi pengawasan, hingga keputusan politik di DPR tidak dapat dipisahkan dari kerja jurnalistik yang menghadirkan informasi kepada publik.

Baca Juga:  Amelia Mengajak Mahasiswa Dan Pelajar Lebih Kritis Menyikapi Informasi Di Medsos

Rieke mengatakan, 100 karya foto yang dipamerkan dalam “Warna-warni Parlemen #16” bukan hanya menampilkan aktivitas anggota Dewan, tetapi juga merekam dinamika, perjuangan, hingga berbagai momentum penting yang terjadi di parlemen.

“Karya-karya itu sedang merajut memori kolektif perjuangan bangsa. Setiap jepretan lensa bukan sekadar rekaman visual, tetapi menyimpan cerita tentang kerja keras, perdebatan, hingga pengabdian untuk rakyat,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga mengungkapkan pengalamannya sebagai bagian dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yang membuatnya semakin memahami pentingnya dokumentasi sebagai bagian dari sejarah bangsa.

Menurut Rieke, perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 tidak mungkin dibangun tanpa keterbukaan informasi dan pengawasan publik. Karena itu, sinergi antara parlemen dan insan pers harus terus diperkuat agar proses demokrasi berjalan secara transparan dan akuntabel.

Pada kesempatan yang sama, Rieke meluncurkan Anugerah Jurnalistik KWP 2026 yang mengusung tema “DPR di Panggung Dunia”. Tema tersebut, menurut dia, mencerminkan harapan agar kerja parlemen dalam bidang legislasi, pengawasan, anggaran, hingga diplomasi internasional tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mendapat perhatian masyarakat global.

Baca Juga:  Gubernur Lampung dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban 2025

“Melalui tulisan, analisis mendalam, dan karya foto jurnalistik, dunia dapat melihat bagaimana demokrasi Indonesia tumbuh semakin matang dan bermartabat,” ujarnya.

Rieke menegaskan karya jurnalistik yang dihasilkan wartawan parlemen akan menjadi jendela sejarah bagi generasi mendatang untuk memahami perjalanan demokrasi Indonesia.

Ia pun mengajak seluruh jurnalis parlemen terus menjaga independensi, integritas, dan semangat dalam mendokumentasikan setiap peristiwa penting di DPR.

“Dengan memohon rahmat dan ridho Tuhan Yang Maha Esa, Pameran Foto Jurnalistik Warna-warni Parlemen #16 sekaligus rangkaian Anugerah Jurnalistik KWP 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata Rieke.

Menutup sambutannya, Rieke menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan parlemen yang selama ini konsisten mengabadikan berbagai dinamika di Gedung DPR.

“Perjuangan selembar foto mungkin akan memudar dimakan usia, tetapi memori perjuangan yang kita bangun bersama akan tetap abadi mengawal langkah bangsa menuju Indonesia Emas. Teruslah membidik dengan hati dan terus berkarya,” tuturnya.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Berita Terbaru

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB