LAMPUNG UTARA – Pemerintah akan mengubah sebagian sistem distribusi pupuk bersubsidi dengan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih. Petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan program tersebut diperkirakan akan diterbitkan pada Oktober mendatang.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang PSP Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Lampung Utara (Lampura), Muntofik saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin, 20 Juli 2026.
Menyikapi kebijakan tersebut, DTPH Lampura memastikan siap mengawal proses penyaluran pupuk bersubsidi melalui Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KPPP).
“Kami siap mengawal pelaksanaan kebijakan distribusi pupuk bersubsidi melalui Koperasi Desa Merah Putih. Pengawasan akan dilakukan bersama KPPP yang melibatkan Kejaksaan, Polri, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perdagangan agar penyaluran pupuk bersubsidi benar-benar tepat sasaran,” ujar Muntofik.
KPPP diketahui telah aktif menjalankan tugas pengawasan sejak akhir 2025. Untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga telah mengalokasikan anggaran operasional melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Selain itu, serapan pupuk bersubsidi pada pertengahan tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan akibat musim kemarau. Berkurangnya aktivitas tanam membuat kebutuhan pupuk ikut menurun.
“Program Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian ini bekerja sama dengan TNI. Dengan program ini direalisasikan, kebutuhan air bagi lahan pertanian diharapkan dapat terpenuhi sehingga petani tetap bisa melakukan musim tanam meski memasuki musim kemarau,” katanya.
Pada tahun 2026 ini, Kabupaten Lampung Utara memperoleh alokasi 42 titik Program Irigasi Perpompaan yang tersebar di sejumlah kecamatan. Program tersebut diperuntukkan bagi gabungan kelompok tani maupun kelompok tani yang mengajukan usulan.
Sebagian besar titik program berada di Kecamatan Abung Semuli, Abung Timur, Abung Surakarta, dan Kotabumi Utara. Dinas TPH juga masih membuka kesempatan bagi seluruh kelompok tani di Kabupaten Lampung Utara untuk mengusulkan bantuan Program Irigasi Perpompaan pada tahun mendatang.
“Kami mengajak seluruh kelompok tani yang membutuhkan agar mengusulkan program ini. Semakin banyak lahan pertanian yang memperoleh dukungan irigasi, maka produktivitas pertanian akan terus meningkat,” tuturnya.
Penulis : Rudi alfian
Editor : Desty
Sumber Berita : Lampung Utara




![Gubernur Mirza di DPRD Provinsi Lampung saat Sidang Paripurna APBD. Pemprov yakinkan APBD berbasis kesejahteraan masyarakat [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Mirza-di-DPRD-Provinsi-Lampung-225x129.jpg)
![Lionel Messi harus menerima pil pahit dari Spanyol [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Lionel-Messi-harus-menerima-pil-pahit-dari-Spanyol--225x129.jpg)




![Gubernur Mirza di DPRD Provinsi Lampung saat Sidang Paripurna APBD. Pemprov yakinkan APBD berbasis kesejahteraan masyarakat [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Mirza-di-DPRD-Provinsi-Lampung-129x85.jpg)
![Lionel Messi harus menerima pil pahit dari Spanyol [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Lionel-Messi-harus-menerima-pil-pahit-dari-Spanyol--129x85.jpg)





