Rektor UIN RIL Sesalkan Framing Negatif Mengenai Menag

Jumat, 5 September 2025 | 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menyampaikan penyesalan terhadap framing atau pemberitaan negatif Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, terkait konteks mendeskreditkan guru.

Hal ini disampaikan saat sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Istighosah dan Dzikir Kebangsaan di Masjid Safinatul ‘Ulum UIN Raden Intan Lampung, Kamis (4/9/2025) malam.

Ia menyesalkan adanya pemberitaan yang memotong dan memelintir pernyataan Menag sehingga seolah merendahkan peran guru.

“Beliau sejak lama adalah seorang guru, dari madrasah hingga akhirnya menjadi guru besar, imam besar, dan menteri agama. Tidak mungkin beliau tidak menghormati guru. Framing negatif di media itu sangat keji, sehingga perlu diluruskan,” tegasnya.

Baca Juga:  Kejagung Geledah Kantor BGN

Rektor juga menekankan, Maulid Nabi dan istighosah ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan rasa cinta tanah air. “Kecintaan pada bangsa dan negara tidak boleh terkalahkan oleh ego sektoral atau kepentingan golongan yang bisa memecah belah persatuan. Inilah pesan kebangsaan dari kegiatan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi mahasiswa UIN RIL yang ikut aksi damai pada beberapa hari lalu di halaman DPRD Lampung bersama mahasiswa dari berbagai kampus lain. Ia menyebut aksi tersebut sebagai teladan bagi mahasiswa UIN RIL yang berpegang pada motto UIN Ber-ISI yakni Intellectuality, Spirituality, dan Integrity.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Tegaskan Langkah Konkret Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli

Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan bahwa kegiatan istighosah dan dzikir Kebangsaan ini merupakan inisiatif langsung dari Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Giat serupa digelar serentak di seluruh pelosok tanah air, mulai dari Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) negeri maupun swasta, hingga kantor wilayah Kemenag provinsi dan kabupaten/kota.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah
Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional
Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo
Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI
Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung, Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 06:53 WIB

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:16 WIB

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:11 WIB

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:03 WIB

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:49 WIB

Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  

Berita Terbaru

Andreas Hugo Pareira

#indonesiaswasembada

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:16 WIB

R Abdul Halim

#indonesiaswasembada

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:11 WIB

Diah Pitaloka

#indonesiaswasembada

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:03 WIB