MESUJI – Jajaran Polres Mesuji meraih prestasi membanggakan dengan meraih peringkat Juara II pada kategori Penyerapan Jagung Bulog Terbaik se-Wilayah Hukum Polda Lampung. Penghargaan berupa piagam dan piala secara langsung diserahkan oleh Kapolda Lampung kepada Kapolres Mesuji diwakili Kabag SDM Polres Mesuji di Ball Room Hotel Swiss Bell Bandar Lampung, pada Selasa (14/07/ 2026) lalu.
Prestasi ini merupakan bukti nyata kinerja sinergi seluruh jajaran Polres Mesuji bersama kelompok petani, pihak Bulog dan pemerintah daerah Kab. Mesuji dalam mendukung stabilitas harga pangan, menyerap hasil panen petani, serta menjamin kelancaran distribusi komoditas strategis di Kabupaten Mesuji.

Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.Ik., M.H., menyambut baik penghargaan tersebut dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel serta mitra kerja kelompok tani, pemerintah daerah Kab. Mesuji dan Bulog cabang Tulang Bawang barat yang telah bekerja keras secara bersama-sama.
“Penghargaan ini bukan milik pribadi, melainkan milik seluruh jajaran Polres Mesuji, mitra kerja, serta masyarakat petani di wilayah Kab. Mesuji. Ini menjadi penyemangat agar kami semakin kompak dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani,” ujarnya, kamis (23/07/26).
Lebih lanjut disampaikan, capaian ini menjadi motivasi bagi Polres Mesuji untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas instansi, guna memastikan hasil pertanian petani terserap dengan baik dan harga pangan tetap stabil di pasaran.
Penyerahan penghargaan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat, serta berjalan aman dan tertib.[]
Penulis : Nara J Afkar
Editor : Desty
Sumber Berita : Mesuji






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


