Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 September 2026 | 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar

NEW DELHI-Forum Bisnis BRICS 2026 diselenggarakan di New Delhi pada Jumat (11/9), dengan diskusi yang berfokus pada penguatan ketahanan rantai pasokan, hasil pertanian dan inovasi teknologi pertanian (agritech), perdagangan jasa, serta ekonomi digital.

Dalam pidato utamanya di sesi pembukaan, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menyampaikan bahwa tema konferensi mengenai ketahanan, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan sangat relevan di tengah perubahan yang sedang berlangsung dalam tatanan politik dan ekonomi global.

Jaishankar mengatakan konektivitas rantai pasokan dan fasilitasi perdagangan telah muncul sebagai hal yang sangat penting, seraya menyoroti infrastruktur publik digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), teknologi finansial (financial technology), dan manufaktur mutakhir sebagai peluang utama, sekaligus menekankan pentingnya memperhatikan isu-isu terkait akses, standar, keamanan, dan kepercayaan.

Baca Juga:  Demo 28 Oktober , KSPI Ingatkan Buruh Hindari Kerusuhan

Dalam pidato utamanya, Menteri Perdagangan dan Perindustrian India Piyush Goyal menekankan pentingnya bagi negara-negara anggota dan mitra untuk membangun kemitraan perdagangan yang lebih mendalam, lebih tangguh dan seimbang, serta menyampaikan harapannya agar forum tersebut dapat membuahkan hasil yang signifikan sekaligus membawa dialog ekonomi serta kemitraan bisnis di antara negara-negara BRICS ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Lampung Raih Apresiasi Nasional dari BSSN

Menyoroti bahwa negara-negara BRICS mewakili sekitar 30 persen perekonomian global dan menjadi suara yang kuat bagi masa depan berkelanjutan, Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Maxim Reshetnikov mengatakan dalam pidatonya bahwa komunitas tersebut mendukung langkah-langkah konkret untuk memperkuat rantai pasok yang tangguh, mempercepat transisi hijau dan digital, serta membuka potensi besar pasar negara-negara anggotanya.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Romy


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung
Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:31 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung

Minggu, 1 November 2026 - 06:30 WIB

Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 1 November 2026 - 05:16 WIB

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Berita Terbaru

Berita Utama

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:16 WIB

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB