IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Jumat, 11 September 2026 | 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC), yang tewas akibat serangan AS-Israel, di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xin)

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC), yang tewas akibat serangan AS-Israel, di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xin)

TEHERAN-Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Kamis (10/9) mengatakan bahwa pasukan angkatan lautnya telah menargetkan kendaraan permukaan nirawak (unmanned surface vehicle/USV) milik Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang dimuat di media resmi IRGC, Sepah News, pada Kamis, IRGC mengatakan USV jenis Saildrone Explorer tersebut sedang menjalankan “misi agresif” dan dihantam di pintu masuk selat tersebut.

IRGC mengatakan USV Saildrone Explorer sebelumnya digunakan di kawasan tersebut oleh Armada Kelima AS dan Satuan Tugas 59 yang bermarkas di Bahrain. IRGC menambahkan bahwa pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain telah menjadi sasaran serangan Iran dan USV tersebut kini digunakan oleh satuan yang berbasis di Khasab, Oman.

Baca Juga:  Iran: Syarat Perundingan dengan AS sudah Disampaikan oleh Qatar

IRGC kembali menegaskan bahwa Selat Hormuz ditutup dan berada di bawah kendalinya, seraya memperingatkan bahwa “setiap kehadiran yang bersifat bermusuhan di jalur perairan strategis tersebut akan menjadi sasaran.”

Angkatan Laut IRGC pada Selasa (8/9) mengatakan pasukannya telah menyita salah satu kapal selam nirawak “paling modern dan pintar” milik Angkatan Darat AS, yang diidentifikasi sebagai Dive-LD, di pintu masuk Selat Hormuz. Militer AS kemudian mengatakan salah satu drone bawah airnya mengalami “malafungsi” saat melakukan survei di perairan kawasan tersebut, tanpa menyebutkan apakah perangkat itu disita Iran.[]


Penulis : Heri Suroyo

Baca Juga:  Trump Bingung soal Iran, Damai atau Lanjut Perang

Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Senator AS Curigai Pentagon Soal Perang Iran
Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Berita Terbaru

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB

Berita Utama

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:47 WIB