AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

WASHINGTON– Pasukan Amerika Serikat (AS) pada Rabu (22/7) kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran militer di Iran, sebut Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS.

Serangan udara terbaru itu dimulai pada Rabu pukul 17.30 Eastern Time, atau Kamis (23/7) pukul 04.30 WIB, demikian diumumkan CENTCOM AS melalui platform X.

“Misi ini akan terus berlanjut untuk semakin melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelaut sipil dan kapal-kapal komersial yang melintasi perairan di kawasan tersebut,” kata komando AS itu.

Sebelumnya pada Rabu, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan sebuah jembatan atau pembangkit listrik di Iran setiap kali negara itu menembaki kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Pembangunan

“Mulai saat ini, setiap kali Republik Islam Iran menembaki sebuah kapal di Selat Hormuz, baik menggunakan Rudal, Roket, Drone, maupun perangkat atau senjata lainnya, AS akan mengebom dan menghancurkan SATU JEMBATAN ATAU PEMBANGKIT LISTRIK, termasuk yang berada di dekat atau di Ibu Kota Teheran,” tulis Trump di platform Truth Social.

Sebagai tanggapan, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, yang merupakan komando militer utama Iran, pada Rabu memperingatkan bahwa jika AS menyerang infrastruktur Iran, Iran akan memblokir seluruh ekspor minyak dari Asia Barat serta menargetkan infrastruktur minyak, gas, listrik, dan ekonomi di kawasan Timur Tengah, menurut sejumlah laporan media.

Baca Juga:  Dasco Tampung Aspirasi PPPK soal Kejelasan Status Kepegawaian

Markas militer Iran tersebut menambahkan bahwa ancaman yang terus dilontarkan AS hanya akan menyebabkan kian meluasnya perang di kawasan itu dan bahkan hingga ke luar kawasan.

Sebanyak 68 persen warga dewasa AS menilai perang dengan Iran “tidak layak untuk diperjuangkan”, sementara 28 persen menyatakan sebaliknya, ungkap sebuah jajak pendapat The Washington Post-Ipsos yang dirilis pekan lalu.


Penulis : Romy Agus


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Xinhua News

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran, Elfianah Bentuk Tim Seluruh Kecamatan
Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Provinsi Lampung 2026-2030, Resmi Dikukuhkan
Guncang Industri Sinema Indonesia, Dua Siswi MTs Muhammadiyah Bintangi Film ‘Ageman’
Suling Jembatani Pertukaran Budaya Tiongkok-Indonesia
BERITA FOTO: GAK, Gubernur Lampung Putuskan KBM Daring
6 Bandara Masih Ditutup Imbas Abu Vulkanik GAK
SMA YP Unila Gelar Smanila Run, Meriahkan Youth Project IX dengan Ribuan Peserta

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:12 WIB

Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran, Elfianah Bentuk Tim Seluruh Kecamatan

Minggu, 6 September 2026 - 20:45 WIB

Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan

Minggu, 6 September 2026 - 20:42 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Provinsi Lampung 2026-2030, Resmi Dikukuhkan

Minggu, 6 September 2026 - 20:39 WIB

Guncang Industri Sinema Indonesia, Dua Siswi MTs Muhammadiyah Bintangi Film ‘Ageman’

Minggu, 6 September 2026 - 19:00 WIB

Suling Jembatani Pertukaran Budaya Tiongkok-Indonesia

Berita Terbaru

Seorang staf dari Tiongkok sedang membimbing warga Indonesia memainkan replika Suling Tulang Jiahu, di Jakarta. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Suling Jembatani Pertukaran Budaya Tiongkok-Indonesia

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:00 WIB