LiuGong Mulai Bangun Pabrik Alat Berat di Karawang, Jawa Barat

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produsen alat berat asal China, LiuGong, memulai pembangunan fasilitas produksi lokal di Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/7) dengan kapasitas 5.000 unit per tahun. Pembangunan ini memperoleh dukungan dari pemerintah di tengah ketimpangan antara kebutuhan dan kapasitas produksi lokal alat berat di dalam negeri yang masih mencolok.[]

Produsen alat berat asal China, LiuGong, memulai pembangunan fasilitas produksi lokal di Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/7) dengan kapasitas 5.000 unit per tahun. Pembangunan ini memperoleh dukungan dari pemerintah di tengah ketimpangan antara kebutuhan dan kapasitas produksi lokal alat berat di dalam negeri yang masih mencolok.[]

JAKARTA, 23 Juli (Xinhua) — Produsen alat berat asal China, LiuGong, memulai pembangunan fasilitas produksi lokal di Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/7) dengan kapasitas 5.000 unit per tahun. Pembangunan ini memperoleh dukungan dari pemerintah di tengah ketimpangan antara kebutuhan dan kapasitas produksi lokal alat berat di dalam negeri yang masih mencolok.

Menghadiri upacara peletakan batu pertama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi LiuGong karena kehadiran pabrik lokal ini dapat mendukung pengadaan alat berat, baik untuk proyek pemerintah maupun dunia usaha, sehingga menjadi lebih terjangkau. Investasi itu juga diharapkan berkontribusi mendongkrak perekonomian setempat lewat peningkatan penerimaan daerah hingga pembukaan lapangan kerja.

“Kebutuhan terhadap alat berat merupakan kebutuhan mendasar untuk membangun kemajuan sebuah bangsa, jalan memerlukan alat berat, membuka sawah baru, membuat danau, membuka area pertambangan dan membuka area perkebunan membutuhkan alat berat. Tidak ada satupun pembangunan yang tidak menggunakan alat berat,” ujar Dedi dalam pidatonya di upacara tersebut.

Baca Juga:  Senegal Menang Besar atas Irak

LiuGong dan para perwakilan pejabat daerah Indonesia menghadiri upacara peletakan batu pertama pabrik LiuGong yang berlokasi di Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada 22 Juli 2026. (Xinhua)

Di sisi lain, kapasitas produksi lokal belum mampu memenuhi tingginya kebutuhan terhadap beragam jenis alat berat. Dari perkiraan kebutuhan yang mencapai 19.000 unit tahun ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia (RI) menyebut kapasitas produksi lokal hanya mampu memenuhi 10.000 unit alat berat setiap tahunnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin RI Setia Diarta menyampaikan bahwa investasi di sektor alat berat dalam negeri masih terbuka lebar.

“Produk alat berat merupakan subsektor penting yang perlu dikembangkan di dalam negeri mengingat besarnya kebutuhan alat berat di sektor infrastruktur, perkebunan, kehutanan dan sektor pertambangan, termasuk di dalamnya hilirisasi sumber daya alam,” ujar Diarta.

Baca Juga:  Disdik Lampung Temukan Kejanggalan Proyek Revitalisasi SMKN 2 Kotabumi

Fasilitas produksi LiuGong tersebut menempati lahan seluas 2,7 hektare di Karawang Barat, dan akan mencakup tiga area yaitu fasilitas perakitan, fabrikasi, dan area yang disiapkan untuk ekspansi lebih lanjut di masa mendatang. Pabrik itu akan mengadopsi sistem automasi hingga 70 persen dan pemanfaatan sumber energi hijau hingga 30 persen.

Vice Chairman sekaligus Presiden Guangxi LiuGong Machinery Luo Guobing menuturkan proyek ini lebih dari sekadar pabrik manufaktur, melainkan platform industri hijau dan cerdas yang mengintegrasikan manufaktur, penelitian dan pengembangan (litbang), peningkatan talenta, dan kolaborasi industri. LiuGong saat ini telah bermitra dengan setidaknya delapan perguruan tinggi setempat untuk peningkatan talenta lokal.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Xinhua

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri
AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas
Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026
Mahasiswa Indonesia Apresiasi Upaya Pelestarian Warisan Budaya China
Universal Studios Beijing akan Jadi Tuan Rumah Obstacle World Championships UIPM 2026
Hamartoni: Media Siber Mitra Strategis
Bupati Hamartoni – JMSI Sepakat Wartawan Harus Menjunjung Etika Jurnalistik
Cegah Gangguan Kamtibmas dengan Pendekatan Budaya

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:34 WIB

Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Mahasiswa Indonesia Apresiasi Upaya Pelestarian Warisan Budaya China

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:27 WIB

LiuGong Mulai Bangun Pabrik Alat Berat di Karawang, Jawa Barat

Berita Terbaru

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]

#indonesiaswasembada

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB

#indonesiaswasembada

AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB