BANDARLAMPUNG — Sebagai wujud aksi nyata dalam upaya menekan angka stunting sekaligus meningkatkan literasi masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama aparat kelurahan dan kader Posyandu menggelar kegiatan sosialisasi bertema pencegahan stunting yang dirangkai dengan pembagian pudding daun kelor. Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan 2, Kelurahan Kota Karang Raya, Kecamatan Teluk Betung Timur.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Lurah Kota Karang Raya, para kader Posyandu, mahasiswa KKN, hingga warga setempat. Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemaparan mengenai kandungan gizi pada daun kelor serta manfaatnya bagi kesehatan, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting. Sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang disampaikan, panitia turut membagikan pudding berbahan dasar daun kelor kepada masyarakat yang hadir.
Salah satu warga sekaligus sasaran kegiatan, Ibu Dinda, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat bermanfaat karena masyarakat dapat memahami secara langsung kandungan gizi dalam daun kelor.
“Kegiatan seperti ini sangat baik dilakukan karena kami langsung paham terkait kandungan dalam daun kelor sendiri, ternyata cukup banyak dan bagus sekali jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui,” ujarnya.
Ia menambahkan, penjelasan yang disampaikan oleh Apriansyah selaku pemateri turut memudahkannya memahami manfaat daun kelor serta cara pengolahannya menjadi pudding yang lezat.
Sementara itu, Apriansyah selaku Koordinator Lingkungan (Korling) dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari implementasi ilmu yang diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan di bangku kuliah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk pengabdian kami sebagai mahasiswa kepada masyarakat dengan mengimplementasikan ilmu yang kami dapatkan di bangku kuliah. Harapannya, program seperti ini bisa terus berlanjut sehingga pengetahuan masyarakat terkait stunting terus meningkat, agar kita bisa bersama-sama menyukseskan Indonesia Emas 2045 dengan SDM yang unggul dan terhindar dari stunting,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Kelurahan Kota Karang Raya terkait pencegahan stunting dapat semakin meningkat, serta mendorong pemanfaatan sumber pangan lokal seperti daun kelor sebagai alternatif gizi yang mudah diakses dan bernilai ekonomis bagi keluarga.[]
Penulis : Desty
Editor : Nara
Sumber Berita : Bandar Lampung

















