MAHASISWA GAET PELAKU UMKM GUNA BERI EDUKASI BUDIDAYA MAGGOT UNTUK KURANGI SAMPAH ORGANIK DI KUPANG TEBA

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 85 menggandeng pelaku UMKM budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk memberikan edukasi langsung kepada warga Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara. Langkah kolaboratif ini dihadirkan sebagai solusi inovatif dalam mengurai permasalahan sampah organik sekaligus menyediakan pakan ternak berkualitas tinggi.

Dalam kegiatan edukasi yang dipusatkan di salah satu rumah kosong pemukiman warga RT 11 dan RT 12, warga diajak memahami potensi maggot BSF sebagai pengurai limbah makanan yang efektif, cepat, serta ramah lingkungan.

Koordinator Kelompok 85, Putra Pratama, menjelaskan pentingnya melibatkan praktisi UMKM secara langsung agar warga mendapatkan pemahaman teknis yang matang sebelum mulai berbudidaya.

“Awalnya kami sempat khawatir terkait keterbatasan lahan dan potensi aroma tak sedap dari budidaya maggot ini. Namun, setelah berkoordinasi intensif dengan Ibu Lurah serta kepala lingkungan, kami disarankan memanfaatkan rumah kosong di wilayah RT 11 dan 12 dengan menghadirkan pelaku UMKM budidaya maggot untuk mengedukasi warga. Kami berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Putra Pratama.

Baca Juga:  Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Program edukasi penanganan sampah berbasis komunitas ini mendapat sambutan hangat dari pihak pemerintah kelurahan. Lurah Kupang Teba, Endang Indarsih, S.E., mengimbau warga untuk mulai memilah sampah rumah tangga guna mendukung keberlanjutan pasokan pakan maggot.

“Kami menyambut baik inisiatif dari mahasiswa KKN Kelompok 85 dan partisipasi aktif warga. Pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot ini merupakan langkah nyata untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kami mengajak seluruh warga, khususnya di RT 11 dan RT 12, untuk disiplin memisahkan sampah organik dan non-organik agar program edukasi ini dapat terwujud secara berkelanjutan,” ungkap Endang Indarsih, S.E.

Baca Juga:  Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Hadir sebagai pemateri, pelopor UMKM budidaya maggot, Pak Selamat, mendemonstrasikan secara langsung teknik penetasan hingga pembesaran larva. Ia memaparkan bahwa maggot BSF memiliki kandungan protein hingga 43%, menjadikannya alternatif pakan unggas dan ikan yang efisien hingga mampu menekan biaya pakan ternak hingga 50%.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan warga setempat, program edukasi budidaya maggot ini diharapkan menjadi gerakan terintegrasi dalam mengurangi volume sampah organik di Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.[]


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB