Inpres Jalan Daerah Perkuat Distribusi Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Rabu, 24 Juni 2026 | 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG—- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengikuti acara peresmian Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 serentak di seluruh Indonesia secara virtual bertempat di Balai Keratun, Selasa (23/6/2026).

IJD merupakan program pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden yang bertujuan mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di daerah. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil.

Pelaksanaan IJD Tahun 2025 secara nasional mencakup total panjang penanganan jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di seluruh Indonesia. Sementara pelaksanaan IJD tahun 2025 di Provinsi Lampung mencapai total panjang 51,10 kilometer yang tersebar pada 15 ruas jalan strategis di berbagai Kabupaten/Kota. Dari total keseluruhan penanganan tersebut, terdapat 7 paket pekerjaan dengan total panjang 19,48 kilometer yang telah selesai dan siap diresmikan pada kesempatan ini. Ketujuh ruas jalan tersebut meliputi :

Baca Juga:  Meriah dan Penuh Kebersamaan, Nobar Piala Dunia di PKOR Way Halim Disambut Antusias Warga

– Ruas Sp. Korpri – Purwotani 1 (1,99 km)

– Ruas Sp. Korpri – Purwotani 2 (1,69 km)

– Ruas Pekurun Udik – Talang 16 (4,00 km)

– Ruas Sekincau – Waspada (2,90 km)

– Ruas Sedayu – Tugu Papak (0,73 km)

– Ruas Raman Aji (Simpang NV) – Kota Raman (7,25 km)

– Ruas Teuku Cik Ditiro – Bandar Lampung (0,92 km)

Penyelesaian tujuh ruas jalan ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Peningkatan kualitas jalan tersebut memperlancar distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok, menurunkan biaya logistik, serta turut mendukung stabilitas harga di masyarakat.

Selain itu, penyelesaian tujuh ruas jalan tersebut juga berdampak pada peningkatan efisiensi waktu tempuh, peningkatan kemantapan jalan daerah, serta memperluas akses menuju berbagai kawasan strategis seperti pusat kota, wilayah produksi pertanian, kawasan industri, hingga destinasi wisata. Salah satu dampak pentingnya adalah terbukanya akses menuju kawasan pengembangan seperti Kota Baru dan wilayah industri Lampung Selatan yang diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Lampung melalui IJD ruas Ruas Sp. Korpri – Purwotani.

Baca Juga:  Pemprov Gelar Sosialisasi Reviu Dokumen Perencanaan dan Keuangan Daerah Berbasis Digital

Sebagai bentuk dukungan terhadap arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses, Gubernur Lampung mengungkapkan upayanya dalam menjawab tantangan tersebut di tengah keterbatasan APBD yakni dengan memperkuat kolaborasi.

“Ya, ini salah satunya kolaborasi ya. kita mendorong agar IJD (Inpres Jalan Daerah) diperbanyak di Provinsi Lampung, terutama di jalan provinsi dan jalan kabupaten-kabupaten,” ujarnya saat ditemui awak media.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menyampaikan skema kolaborasi dengan pihak swasta seperti pemanfaatan program CSR (Corporate Social Responsibility) pada penanganan ruas jalan.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Perkenalkan Inovasi Pertanian dan Produk Unggulan Daerah di PENAS XVII Gorontalo
Polres Mesuji Gelar Olahraga Bersama Forkopimda, Lepas 500 Paket Sembako Bansos Untuk Masyarakat
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Serahkan SK Mendagri tentang Pengangkatan I Komang Koheri sebagai Plt. Bupati Lampung Tengah Masa Jabatan 2025-2030
Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas
HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga
Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara
Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!
Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:08 WIB

Lampung Perkenalkan Inovasi Pertanian dan Produk Unggulan Daerah di PENAS XVII Gorontalo

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:06 WIB

Inpres Jalan Daerah Perkuat Distribusi Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:04 WIB

Polres Mesuji Gelar Olahraga Bersama Forkopimda, Lepas 500 Paket Sembako Bansos Untuk Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:39 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Serahkan SK Mendagri tentang Pengangkatan I Komang Koheri sebagai Plt. Bupati Lampung Tengah Masa Jabatan 2025-2030

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:40 WIB

Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:40 WIB