Hanya Satu dari Tiga Warga AS Dukung Perang Terhadap Iran

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Perang AS - Iran dan sikap masyarakat AS.

Ilustrasi Perang AS - Iran dan sikap masyarakat AS.

WASHINGTON- Hanya satu dari tiga warga Amerika Serikat (AS) yang mendukung perang terhadap Iran, tingkat dukungan terendah sejak fase awal konflik yang telah berlangsung selama lima bulan, menurut hasil jajak pendapat terbaru yang dipublikasikan pada Senin (27/7).

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dilakukan pada Jumat (24/7) hingga Minggu (26/7) menunjukkan bahwa 69 persen warga AS, termasuk empat dari setiap 10 anggota Partai Republik, menilai Presiden AS Donald Trump belum “menjelaskan secara jelas tujuan keterlibatan militer AS di Iran.”

Baca Juga:  Polres Mesuji dan Kodim 0426 TB Padamkan Kebakaran Lahan di 5 Titik Api

Dukungan terhadap konflik tersebut telah berada di bawah 40 persen sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan pada 28 Februari.

Semakin banyak hasil jajak pendapat menunjukkan meningkatnya penolakan publik terhadap perang tersebut. Jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh The Washington Post-Ipsos menunjukkan bahwa 68 persen warga AS menilai perang itu “tidak layak untuk diperjuangkan.”

Trump pada Senin mengatakan bahwa dirinya telah memutuskan untuk menghentikan sementara serangan AS terhadap Iran guna memberikan kesempatan bagi perundingan, seraya memperingatkan bahwa dirinya dapat memerintahkan dimulainya kembali serangan jika pembicaraan dengan Iran gagal.

Baca Juga:  Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Menteri Perang AS Pete Hegseth meminta tambahan pendanaan untuk perang tersebut dalam sidang dengar pendapat di Senat AS pekan lalu, di mana dia mengatakan bahwa perang tersebut sejauh ini telah menghabiskan biaya 37,5 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.973), meningkat dari estimasi 29 miliar dolar AS pada Mei lalu. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin
Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman
Infografis Musibah KM Virgo Transport 8
Vietnam Raup 6 Miliar Dolar AS dari Kopi
Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi
No Urut Cawabup Way Kanan, Galang No: 1 Sony No: 2
Siger Run 2026, Perkuat Literasi dan Transformasi Digital
Gubernur Mirza Minta Fatayat Perkuat Kualitas SDM

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:54 WIB

Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin

Minggu, 13 September 2026 - 22:26 WIB

Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Minggu, 13 September 2026 - 22:08 WIB

Infografis Musibah KM Virgo Transport 8

Minggu, 13 September 2026 - 21:58 WIB

Vietnam Raup 6 Miliar Dolar AS dari Kopi

Minggu, 13 September 2026 - 20:34 WIB

Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi

Berita Terbaru

Lomba Bahasa Mandarin di Surabaya [Xinhua]

#indonesiaswasembada

Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:54 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:26 WIB

Infografis Kapal Motor Virgo Tansport 8

#indonesiaswasembada

Infografis Musibah KM Virgo Transport 8

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:08 WIB

#indonesiaswasembada

Vietnam Raup 6 Miliar Dolar AS dari Kopi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:58 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:34 WIB