Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 | 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Houthi di Yaman

Pasukan Houthi di Yaman

SANAA-Kelompok Houthi Yaman pada Jumat (7/8) mengatakan bahwa pihaknya melancarkan serangan rudal dan drone berskala besar terhadap sebuah kamp militer utama pemerintah di Provinsi Marib yang kaya minyak di Yaman timur laut, di tengah eskalasi tajam permusuhan yang menyebabkan sejumlah tentara dan warga sipil tewas atau terluka.

Yahya Sarea, juru bicara militer Houthi, menyatakan dalam sebuah pernyataan di media sosial bahwa kelompok tersebut menargetkan pasukan pemerintah, depot senjata, kendaraan, dan peralatan militer di Kamp Sahn al-Jinn dekat Kota Marib dengan “sejumlah besar rudal dan drone.”

Sarea mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan menyusul apa yang digambarkan oleh kelompok Houthi sebagai deteksi terhadap mobilisasi militer dan pengiriman pasukan tambahan yang didukung Arab Saudi di wilayah tersebut, seraya menuduh Arab Saudi sedang mempersiapkan aksi militer.

Baca Juga:  Terus Memanas Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi

Seorang pejabat militer yang tak ingin diungkap identitasnya mengatakan kepada Xinhua bahwa empat tentara pemerintah tewas dan empat lainnya terluka ketika sebuah drone Houthi menyerang pasukan propemerintah di Distrik Harib, Marib selatan.

Serangan rudal dan drone juga dilaporkan terjadi di wilayah-wilayah lain di Marib yang dikuasai pemerintah pada Jumat itu.

Perkembangan terbaru tersebut menyusul gelombang serangan Houthi sehari sebelumnya terhadap pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi di Marib dan Hadramout yang berdekatan.
Pada Kamis (6/8), Sarea mengatakan bahwa rudal balistik dan drone Houthi telah menghantam kamp-kamp militer dan tempat berkumpulnya pasukan di kedua provinsi tersebut, seraya mengeklaim bahwa “ratusan” personel pemerintah tewas atau terluka.

Marib, sebuah provinsi yang kaya akan minyak dan gas alam, merupakan salah satu wilayah yang paling sengit diperebutkan dalam perang saudara Yaman. Provinsi tersebut masih menjadi salah satu basis pertahanan utama pemerintah yang diakui secara internasional.

Baca Juga:  BMW Umumkan Laba H1 2026 Anjlok Hampir 40 Persen

Yaman telah dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman utara, termasuk ibu kota Sanaa, yang mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi untuk melakukan intervensi pada 2015 guna mendukung pemerintah Yaman.

Gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai berlaku pada April 2022 dan berakhir pada Oktober tahun tersebut tanpa perpanjangan resmi. Namun, gencatan senjata de facto yang rapuh sebagian besar tetap bertahan sejak saat itu, meskipun terjadi bentrokan sporadis, serangan artileri, dan serangan drone di sepanjang beberapa garis depan. []


Penulis : Heri S


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 
Sensus Ekonomi 2026 dan Pentingnya Data Akurat
Seluruh Bhabinkamtibmas Bagi Bendera ke Masyarakat
Lebanon Sebut Perundingan dengan Israel Ada Kemajuan, soal Tawanan dan Perbatasan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Berita Terbaru

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

#indonesiaswasembada

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:41 WIB

Waspada Flu Burung Naik Lagi, Jangan Lengah

#indonesiaswasembada

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:38 WIB