Bupati Hamartoni – JMSI Sepakat Wartawan Harus Menjunjung Etika Jurnalistik

Kamis, 23 Juli 2026 | 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA-Etika jurnalistik memegang peranan sentral bagi seorang jurnalis, yakni sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Hal ini menjadi salah satu pembahasan saat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung dan JMSI Lampung Utara berdiskusi dengan Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis di ruang kerja Bupati, Rabu (22/7/2026).

Dalam kesempatan ini, Bupati mengatakan di era digital saat ini gelombang informasi tidak bisa dibendung, semua bergerak begitu cepat dan terbuka. Hal ini, ucap Bupati, bisa memangkas rentang jarak antara pejabat pemerintah dan masyarakat. Namun, kondisi ini kerap disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyerang pribadi dengan mengatasnamakan jurnalistik demi keuntungan pribadi.

“Saat ini banyak oknum yang mengaku wartawan kemudian memberitakan sesuatu yang negatif tentang hal tertentu yang sifatnya pribadi tanpa konfirmasi. Hal seperti ini tentu kita sayangkan, karena masyarakat disajikan informasi yang belum tentu kebenarannya. Ini dapat membangun opini liar di masyarakat,” ucap Hamartoni.

Bupati juga mengatakan terbuka dan siap menerima kritik, tapi harus disampaikan dengan cara-cara yang ber yang sesuai koridor dan tidak melanggar etika dan norma di masyarakat.

“Di media sosial bahkan ada yang menyebut saya dengan nama binatang dan sudah menyerang pribadi. Ini tentu sangat memprihatinkan dan menurut saya kurang pantas,” ungkap Bupati.

Baca Juga:  Esports Konjen Tiongkok Cup Jawa Timur 2026 Sukses Digelar

“Ada juga pemberitaan yang menulis anggaran dikorupsi, diselewengkan, dan lain-lain dengan judul yang bombastis. Namun, tidak ada konfirmasi sehingga kita tidak diberi ruang untuk bisa menjelaskan. Hal ini berdampak pada opini negatif di masyarakat. Seharusnya hal-hal seperti ini tidak terjadi di dunia jurnalis,” ucapnya.

Bupati menjelaskan Lampung Utara adalah milik seluruh masyarakat, bukan milik keluarga tertentu atau kelompok tertentu, sehingga harus dijaga bersama-sama. Dia juga mengajak insan pers dan masyarakat Lampung Utara untuk bersama-sama membangun melalui pemberitaan yang positif, sehingga investor percaya untuk menanamkan modalnya di Lampung Utara.

“Peran media sangat penting dalam membangun trust para investor supaya tertarik berinvestasi di sini. Kalau beritanya semuanya hal-hal buruk, tentu mereka takut dan kita yang dirugikan,” bebernya.

Menyikapi hal ini, Ketua JMSI Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, sepakat bahwa seorang jurnalis harus memiliki etika dalam mencari berita. Dia menyebut selain Undang-Undang Pers, kode etik jurnalistik harus menjadi pedoman bagi seorang jurnalis.

Baca Juga:  Agak Aneh, PM Israel Marahi Warganya yang Serang Warga Palestina

“Bagi seorang jurnalis, kode etik bukan sekadar aturan tertulis, tetapi menjadi jantung jurnalistik sebagai pedoman moral, profesional, dan etika yang membimbing seorang jurnalis dalam mencari, mengolah, memverifikasi, kemudian menyebarluaskan informasi kepada publik,” tegas Novriwan.

Ahmad Novriwan mengatakan seorang jurnalis boleh kritis, berani, dan tajam dalam memberitakan suatu persoalan, tetapi tetap harus tunduk pada prinsip kebenaran, independensi, akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab kepada publik.

“Kalau kita bicara jurnalis maka pedomannya adalah Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Undang Undang Pers memberikan kerangka hukum, sedangkan kode etik memberikan arah moral dan profesional dalam menjalankan kebebasan pers,” pungkasnya.

Meskipun demikian, dia juga meminta pejabat di daerah tidak menutup diri terhadap wartawan. Sebab hubungan harmonis yang terjalin antara jurnalis dan pemerintah daerah akan berdampak pada pembangunan daerah tersebut.

“Kami juga minta pejabat di daerah tidak menutup diri. Kalau hubungan antara pemerintah dan jurnalis bagus akan berpengaruh terhadap kondisi masyarakat dan pembangunan di daerah tersebut,” pungkasnya. []


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB